Cederai Saddil Ramdani, Pengamat Thailand Anggap Sanrawat Dechmitr Seharusnya Tak Dipanggil Timnas Lagi

Pengamat Thailand pun geram dengan aksi Sanrawat Dechmitr

Irwan Febri Rialdi | BolaTimes.com
Jum'at, 30 Desember 2022 | 13:32 WIB
Gelandang Timnas Thailand, Sanrawat Dechmitr, saat dikartu merah oleh wasit. (Facebook/Changsuek)

Gelandang Timnas Thailand, Sanrawat Dechmitr, saat dikartu merah oleh wasit. (Facebook/Changsuek)

Gol.bolatimes.com - Laga penuh gengsi Timnas Indonesia melawan Thailand di Piala AFF 2022 diwarnai insiden tekel horor. Saddil Ramdani jadi korban permainan kasar gelandang Sanrawat Dechmitr.

Di balik hasil imbang Timnas Indonesia melawan Thailand dengan skor 1-1 dalam lanjutan fase grup Piala AFF 2022, nama Sanrawat Dechmitr tengah jadi perbincangan publik Tanah Air.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta pada Kamis (29/12/2022) Sanrawat Dechmitr harus mandi lebih cepat dari rekan setimnya.

Saddil Ramdani jadi penyebabnya, berawal dari insiden tekel brutal pada menit ke-61 oleh Sanrawat Dechmitr terhadap penyerang sayap timnas Indonesia itu.

Tak butuh waktu lama dalam memikirkan dan mengambil keputusan, wasit langsung mengganjar Sanrawat Dechmitr dengan kartu merah.

Saddil Ramdani yang mencoba melakukan tusukan lewat sisi kanan pertahanan Thailand, mendapat tekel brutal kaki kanan Sanrawat.

Padahal keduanya masih berada di tengah lapangan dan jauh dari lini bertahan Thailand, entah apa yang dipikirkan Sanrawat.

Dalam tayangan ulang, diperlihatkan Sanrawat mengangkat kaki kanannya yang terlalu tinggi dan mengenai paha kiri Saddil dan membuatnya jatuh bergulung-gulung.

Saddil pun mengerang kesakitan, ditambah para pemain timnas Indonesia lainnya segera mengonfrontasi sang wasit hingga keluarlah kartu merah.

Akun pengamat sepak bola Thailand di Twitter, @ThaiFootballs, turut buka suara. Ia menyebut bahwa Sanrawat Dechmitr memang hobi lakukan tekel kasar sejak muda.

Di usia 33 tahun, Sanrawat Dechmitr seharusnya sudah tidak begitu lagi, tetapi yang terjadi di lapangan berbeda. Ia pun berpendapat bahwa pemain Kedah FC itu tak diberi kesempatan membela timnas lagi.

"Dia mendapat banyak kartu merah seperti ini karena dia masih pemain muda," tulis @thaifootall.

"Sekarang dia berusia 33 tahun, tetapi sepertinya tidak pernah dewasa. Kita seharusnya tidak memberinya kesempatan di tim nasional lagi," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Thailand berhasil menaham imbang timnas Indonesia dengan skor 1-1 dalam lanjutan Piala AFF 2022, Kamis (29/12/2022) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Skuad Garuda awalnya unggul berkat gol penalti Marc Klok. Anak asuh Shin Tae-yong juga punya keuntungan karena Thailand bermain dengan 10 pemain usai Sanrawat Dechmitr dikartu merah.

Sayangnya Thailand malah berhasil bangkit dan mendominasi permainan. Alhasil tim Gajah Perang menyamakan kedudukan lewat gol Sarach Yooyen.

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia punya jalan berbeda.

indonesia | 14:20 WIB

Inilah hasil drawing babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

indonesia | 13:59 WIB

Ian Maatsen bawa Chelsea menang telak.

indonesia | 11:13 WIB

Penyerang Timnas Putri Indonesia U-19 ingin skuadnya lakukan ini.

indonesia | 15:06 WIB

Striker jebolan Garuda Select disanjung mantan pelatih Timnas Indonesia.

indonesia | 13:23 WIB

Anak asuh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-20 dilepas oleh klubnya di Eropa

indonesia | 09:07 WIB

Thomas Doll menilai ada sejumlah pemain Indonesia yang layak bermain di Liga Jerman

indonesia | 08:17 WIB

Bima Sakti tidak baper usai disindir netizen dengan sebutan pelatih tarkam.

indonesia | 20:45 WIB
Tampilkan lebih banyak