Wawancara Julian Oerip, Pemain Berdarah Indonesia: Gelar Sarjana Juga Penting untuk Pesepak Bola

Bagi Julian Oerip, pendidikan juga penting untuk pesepak bola.

Galih Prasetyo | BolaTimes.com
Sabtu, 11 Februari 2023 | 13:26 WIB
Julian Oerip, pemain keturunan Indonesia. (Instagram/@julianoerip)

Julian Oerip, pemain keturunan Indonesia. (Instagram/@julianoerip)

Gol.bolatimes.com - Julian Oerip adalah satu dari sekian banyak pemain berdarah Indonesia di Belanda. Julian saat ini tercatat jadi pemain di AZ U-19.

Baru-baru ini, pemain yang bermain di posisi gelandang serang tersebut mendapat kontrak profesional dari klub Liga Belanda tersebut.

Julian Oerip diketahui memiliki darah Surabaya, Jawa Timur. Ia lahir di Alkmaar pada 26 Oktober 2006. Meski masih berstatus pelajar, Julian memiliki ambisi besar di sepak bola.

Baca Juga: Pemain Berdarah Indonesia Radja Nainggolan Cetak Gol di Italia, Sayang Klubnya Kalah

Julian tercatat masih menempuh di HAVO -- setingkat di SMA di Indonesia. Di Belanda, jenjang pendidikan di HAVO ditempuh selama lima tahun sebelum memasuki dunia perkuliahan.

Saat ini Julian Oerip tengah membela tim U-17 Belanda di turnamen yang berlangsung di Portugal. Sejumlah negara kuat Eropa tampil di turnamen itu antara lain Jerman dan Spanyol.

Julian Oerip dalam wawancara dengan media Belanda, Noordhollands Dagblad menceritakan bagaimana ambisi besarnya di sepak bola. Berikut petikan wawancara Julian:

Baca Juga: Profil Wout Weghorst, Striker Anyar Man United: Pernah Satu Tim dengan Pemain Berdarah Indonesia

T: Anda baru berusia 16 tahun, tetapi sudah mendapat kontraka profesional, seperti apa kehidupan Anda saat ini?

J: Saya melakukan segalanya untuk olahraga. Inilah hidupku. Apakah seperti ini kehidupan pemain sepak bola profesional sejati? Ya saya kira begitu.

T: Apakah kamu masih sekolah?

Baca Juga: Pemain Berdarah Indonesia Jenson Seelt Dirumorkan Didekati Eks Juara Liga Inggris

J: Ya, saya berada di HAVO. Jadi saya mengikuti ujian tahun ini. Saya lebih fokus pada sepak bola, tetapi hal itu tidak memungkinkan. Dalam periode saat ini, sangat sibuk. Saya berlatih, mengerjakan pekerjaan rumah, belajar untuk ujian, kembali berlatih dan mengikuti kompetisi. Semua harus direncakan dengan baik.

T: Apakah jika Anda tidak sekolah, Anda memiliki lebih banyak waktu di sekolah?

J: Ya, terkadang saya absen di pelatihan tambahan misalnya atau sekedar menonton sepak bola. Sayang sekali memang. Tetapi saya juga memiliki gambaran lebih luas. Jika saya mendapat gelar diploma tahun ini, saya dapat sepenuhnya fokus pada sepak bola. Saya pikir itu jadi hal baik dan motivasi untuk saya.

Baca Juga: Video Skill Pemain Berdarah Indonesia, Lyfe Oldenstam: Main di Ajax, Masih Berusia 15 Tahun

T: Apa tujuan Anda saat ini?

J: Tujuan saya adalah bisa menembus tim utama AZ dan membawa AZ sejauh mungkin. Dan kemudian melihat apa yang selanjutnya terjadi.

Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia punya jalan berbeda.

indonesia | 14:20 WIB

Inilah hasil drawing babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

indonesia | 13:59 WIB

Ian Maatsen bawa Chelsea menang telak.

indonesia | 11:13 WIB

Penyerang Timnas Putri Indonesia U-19 ingin skuadnya lakukan ini.

indonesia | 15:06 WIB

Striker jebolan Garuda Select disanjung mantan pelatih Timnas Indonesia.

indonesia | 13:23 WIB

Anak asuh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-20 dilepas oleh klubnya di Eropa

indonesia | 09:07 WIB

Thomas Doll menilai ada sejumlah pemain Indonesia yang layak bermain di Liga Jerman

indonesia | 08:17 WIB

Bima Sakti tidak baper usai disindir netizen dengan sebutan pelatih tarkam.

indonesia | 20:45 WIB
Tampilkan lebih banyak