Tampil di Piala Asia U-20 2023, Ini 3 Hal yang Wajib Diperbaiki Timnas Indonesia usai Babak Belur di Turnamen Mini

Timnas Indonesia U-20 tampil mengecewakan dengan dua kali kalah di turnamen mini.

Rauhanda Riyantama | BolaTimes.com
Rabu, 22 Februari 2023 | 12:30 WIB
Muhammad Ferrari cetak satu gol saat Timnas Indonesia U-20 kalah tipis lawan Selandia Baru U-20 dengan skor 1-2. (Dok. PSSI)

Muhammad Ferrari cetak satu gol saat Timnas Indonesia U-20 kalah tipis lawan Selandia Baru U-20 dengan skor 1-2. (Dok. PSSI)

Gol.bolatimes.com - Berikut hal-hal yang harus diperbaiki Timnas Indonesia U-20 usai meraih hasil minor di turnamen mini jelang partisipasinya di Piala Asia U-20 2023.

Timnas Indonesia U-20 harus menyerah di negara sendiri dalam sebuah turnamen mini melawan tiga negara lainnya yang tergabung dalam turnamen ini.

Melawan negara seperti Fiji, Selandia Baru, dan Guatemala, anak asuh Shin Tae-yong tersebut tercatat hanya sekali menang dan dua kali menelan kekalahan.

Baca Juga: Kode Striker Timnas Indonesia U-20 Dicoret dari Skuad Piala Asia U-20 2023, Tulis Pesan Bijak

Satu kemenangan tersebut didapatkan kala melawan Fiji di laga pertama. Sedangkan kekalahan didapatkan dari Selandia Baru dan Guatemala di laga kedua dan ketiga.

Catatan minor inipun menjadi noda tersendiri dalam persiapan Timnas Indonesia U-20 jelang partisipasinya di Piala Asia U-20 2023.

Apalagi di Piala Asia U-20 2023 nanti, tim berjuluk Garuda Nusantara ini akan bertanding melawan lawan-lawan berat seperti Uzbekistan, Irak, dan Syria.

Baca Juga: 5 Menteri Jokowi Selain Erick Thohir dan Zainudin Amali yang Pimpin Federasi Olahraga Indonesia

Alhasil jelang penampilannya di Piala Asia U-20 2023, ada hal-hal yang perlu diperbaiki Timnas Indonesia U-20 bila berkaca pada penampilan di turnamen mini tersebut.

Apa saja hal-hal yang harus diperbaiki tersebut? Berikut ulasannya.

1. Penyelesaian Akhir

Baca Juga: Piala Asia U-20 2023 Sebentar Lagi, Shin Tae-yong Akui Fisik dan Mental Pemain Timnas U-20 Masih Kurang

Timnas Indonesia U-20 masih dihantui dengan buruknya penyelesaian akhir para penggawanya sepanjang turnamen mini, meski mampu mencetak total lima gol dalam tiga laga.

Jumlah gol itu seharusnya bisa lebih banyak didapatkan, andai Timnas Indonesia U-20 bisa mengkonversi peluang yang didapatkan.

Hal ini terbukti di laga kontra Selandia Baru dan Guatemala. Di dua laga yang berakhir dengan kekalahan itu, tak terhitung berapa banyak peluang yang didapatkan Timnas Indonesia U-20.

Baca Juga: Link Live Streaming Dewa United vs Bali United di BRI Liga 1, Kick Off 15.00 WIB

2. Kurangi Kesalahan di Lini Belakang

Tak hanya buruk dalam penyelesaian akhir, turnamen mini ini membuktikan bahwa Timnas Indonesia U-20 punya lubang menganga di lini belakangnya.

Lubang menganga ini terbukti dari banyaknya kesalahan yang dilakukan barisan pertahanan, sehingga membuat lawan dengan mudah mencetak gol.

Di laga kontra Selandia Baru dan Guatemala, kedua tim mampu mencetak gol dari kesalahan-kesalahan elementer yang dilakukan para pemain Timnas Indonesia U-20.

3. Kontrol Emosi bagi Para Pemain

Terlepas dari taktik dan penampilan, para pemain Timnas Indonesia U-20 harus belajar mengontrol emosi kala bertanding agar tak merugikan tim.

Sepanjang turnamen ini, para pemain Timnas Indonesia U-20 kerap terpancing emosi lawan dan kerap bermain dalam duel-duel keras yang tak perlu.

Karenanya, banyak kartu kuning yang didapatkan Timnas Indonesia U-20. Bahkan, Hokky Caraka mendapat kartu merah karena terpancing emosi lawan. Kesulitan mengontrol emosi dalam pertandingan ini bisa saja merugikan Garuda Nusantara di Piala Asia U-20 2023.

Kontributor: Felix Indrajaya
Berita Rekomendasi
Berita Terkait
TERKINI

Dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia punya jalan berbeda.

indonesia | 14:20 WIB

Inilah hasil drawing babak pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

indonesia | 13:59 WIB

Ian Maatsen bawa Chelsea menang telak.

indonesia | 11:13 WIB

Penyerang Timnas Putri Indonesia U-19 ingin skuadnya lakukan ini.

indonesia | 15:06 WIB

Striker jebolan Garuda Select disanjung mantan pelatih Timnas Indonesia.

indonesia | 13:23 WIB

Anak asuh Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-20 dilepas oleh klubnya di Eropa

indonesia | 09:07 WIB

Thomas Doll menilai ada sejumlah pemain Indonesia yang layak bermain di Liga Jerman

indonesia | 08:17 WIB

Bima Sakti tidak baper usai disindir netizen dengan sebutan pelatih tarkam.

indonesia | 20:45 WIB
Tampilkan lebih banyak