Ketum PSSI, Erick Thohir, menjelang keberangkatan ke Doha, Qatar. (Twitter/@erickthohir)
Gol.bolatimes.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menemui FIFA terkait pembatalan Piala Dunia U-20 2023. Agenda tersebut justru membuat netizen berdebat soal Piala Dunia U-17.
Melalui akun Instagram pribadinya, Erick Thohir mengabarkan dirinya terbang ke Eropa, Senin (3/4/2023) untuk melakukan negosiasi. Ini lantaran Indonesia terancam sanksi dari FIFA setelah dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
"Bismillah, semoga Indonesia dapat keluar dari ancaman sanksi. Saya akan bawa peta ‘Garuda Mendunia’ kepada FIFA. Semoga ada kabar baik," tulis caption @erickthohir.
Unggahan itu sontak mengundang reaksi dari netizen penggemar sepak bola. Tak sedikit yang malah mengaitkan ini dengan lobi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Bukan tanpa sebab, pada Senin (3/4/2023), FIFA resmi mencabut status Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Ketidakmampuan infrastruktur menjadi alasan di balik pencoretan itu.
Sejumlah netizen lantas menyelipkan harapan, Indonesia bisa menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Ini sekaligus obat kesedihan gagal menjadi host Piala Dunia U-20.
"Semoga bisa jadi tuan tumah Piala Dunia U-17," kata @beb***.
"Coba Pak @erickthohir, Barangkali berminat Ngajuin pildun u-17, " sahut @osis***.
"Pak sama coba Nego tipis tipis soal u17 pak," tulis @syah***.
Namun di sisi lain, beberapa netizen memberikan komentar berbanding terbalik. Mereka tak mengharapkan Indonesia gelar Piala Dunia U-17 lantaran trauma dengan penolakan.
Baca Juga: Sempat Kecewa, Hokky Caraka Sampaikan Pesan Ini saat Bertemu Langsung Ganjar Pranowo
"Gak usah ngajuin-ngajuin jadi tuan rumah lagi pak, buang buang uang dan energi...ujung ujungnya ditolak koster sama ganjar lagi," celetuk @sury***.
"Fokus aja Pak, Indonesia biar gak disanksi, gak usah bidding Piala Dunia," celetuk @sod***.