Gol.bolatimes.com - Pelatih Thailand, Mano Polking menyebutkan faktor yang membuat anak asuhnya bisa menahan imbang timnas Indonesia dalam lanjutan Piala AFF 2022, Kamis (29/12/2022) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Thailand sejatinya menghadapi situasi sulit ketika bertandang ke markas timnas Indonesia. Tim Gajah Perang tidak dengan skuad terbaiknya.
Akan tetapi, Theerathon Bunmathan cs mampu mendominasi penguasaan bola. Di sisi lain, timnas Indonesia bermain rapat.
Baca Juga:
Kabar Duka, Legenda Brasil Pele Meninggal Dunia di Usia 82 Tahun
Nah, anak asuh Shin Tae-yong lantas mendapat keuntungan karena diberikan hadiah penalti. Marc Klok yang menjadi eksekutor mampu melakukan tugasnya dengan baik.
Thailand sendiri kemudian semakin terpojok. Hal itu karena salah satu pemainnya diusir dari lapangan karena mendapatkan kartu merah.
Bermain 10 pemain menghadapi timnas Indonesia, ternyata tidak membuat Thailand gentar. Nyatanya di posisi yang tertinggal dan kalah jumlah pemain, Changsuek malah bisa menyamakan kedudukan.
Baca Juga:
Momen Keputusan Kontroversial Wasit yang Beri Hadiah Penalti saat Laga Vietnam vs Malaysia
Adalah Sarach Yooyen yang mencetak gol penyeimbang bagi Thailand. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-1, sehingga dua tim harus berbagi poin.
Setelah pertandingan, Mano Polking mengungkapkan rahasinya Thailand bisa tidak kalah melawan timnas Indonesia, walau kalah jumlah pemain.
"Ini adalah pertandingan hebat. Semua pemain yang turun di laga ini dengan situasi tertinggal satu gol dan mendapat kartu merah, tapi kami masih berjuang," ucap Polking dikutip dari Thairath pada Jumat (30/12/2022).
Baca Juga:
Pertandingan Panas Lawan Malaysia, Bek Vietnam Terang-terangan Puji Harimau Malaya
"Ini adalah semangat tim yang hebat. Semua orang berjuang sampai akhir dan mendapatkan satu poin dari permainan yang sulit," imbuhnya.
Pelatih berdarah Brasil-Jerman ini menambahkan bahwa Thailand sempat kesulitan kala tertinggal satu gol dan pemainnya di kartu merah.
"Kami kebobolan di awal babak kedua dan kartu merah seharusnya tidak terjadi. Situasinya membuat kami semakin sulit. Tapi pada akhirnya kami saling membantu dengan sangat baik berjuang sampai mendapatkan poin," ujarnya.
Baca Juga:
Buntut Penalti Kontroversial di Laga Vietnam vs Malaysia, Wasit Ryuji Sato Digeruduk Netizen
Berkat hasil imbang ini, Thailand masih bertengger di puncak klasemen grup A Piala AFF 2022. Meski poinnya sama dengan timnas Indonesia, tim Gajah Perang unggul dalam jumlah selisih gol.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Resmi Debut di Serie A Italia, Tampil Starter Lawan Fiorentina
-
Indra Sjafri Manfaatkan Turnamen di Korea Selatan untuk Uji Pemain Baru
-
Rumah Tangga Pratama Arhan Retak, Azizah Salsha Digosipkan Berselingkuh
-
Marselino Ferdinan Resmi Gabung Klub Divisi 2 Inggris, Lebih Tinggi dari Elkan Baggott
-
Update Terkini Kondisi Welber Jardim Jelang Lawan Malaysia di Semifinal Piala AFF U-19 2024
-
Shin Tae-yong Dioperasi 6 Jam, Berat Badan Turun 5 Kg
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024
-
Bek Timnas Indonesia Akan Jaga Striker Italia di Laga Perdana Serie A
-
Belum Terdaftar di Sidang CAS, Maarten Paes Justru Berpotensi Main di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Kenzo Riedewald, Keponakan Eks Pemain Crystal Palace yang Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia
Terkini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Cetak Brace, Pemain Keturunan Jawa Bawa Chelsea Menang 5-0 atas Wrexham AFC
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan
-
Thomas Doll Awalnya Ngira Indonesia Biasa Saja, Ternyata Banyak Talenta yang Layak Main di Liga Jerman
-
Disindir Netizen dengan Sebutan Pelatih Tarkam, Bima Sakti: Saya Tidak Baper