Husna Rahmayunita
Potret pemain Timnas Vietnam usai kalahkan Malaysia 3-0 di Piala AFF 2020. (Instagram/affsuzukicup)

Gol.bolatimes.com - Menjelang pertandingan Timnas Indonesia versus Vietnam di semifinal Piala AFF 2022, mantan bek skuad The Golden Star Warriors
Nguyen Manh Dung angkat bicara.

Nguyen Manh Dung mewanti-wanti tim Vietnam untuk lebih waspada menghadapi Timnas Indonesia yang bermain di kandang sendiri.

Seperti diketahui, leg pertama Timnas Indonesia vs Vietnam di semifinal Piala AFF 2022 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (6/1/2023). Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.

Kedua tim diprediksi akan melakoni pertandingan sengit demi memperebutkan tiket ke final Piala AFF 2022. Nguyen Manh Dung menyadari betapa pentingnya pertandingan nanti.

"Masalah yang paling luar biasa dalam konfrontasi ini adalah sifat dari semifinal, yang menentukan tiket ke final," ujarnya dikutip dari Bongda, Kamis (5/1/2023).

Menurut Manh Dung, Timnas Indonesia berpeluang melancarkan taktik jitu demi mengalahkan anak asuh Park Hang-seo.

"Tentunya lawan akan melakukan apapun untuk membatasi kekuatan kita dan mencari cara untuk memenangkan tim Vietnam. Kami juga bertekad untuk menang," imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan pemain Ninh Binh memperkirakan Skuad Garuda lebih bermain bertahan di SUGBK pada Jumat sore.

"Menurut saya, meski Indonesia bermain di kandang, mereka bisa bermain defensif dan serangan balik. Pelatih Indonesia sangat bagus dan pragmatis, tanpa berpikir bermain di kandang, dia harus menekan lawan," ujarnya disadur dari Bongda, Kamis (5/1).

Kendati begitu, ia juga menyebut bisa saja Timnas Indonesia tampil menyerang saat menghadapi Vietnam.

Situasi ini, kata dia, kemungkinan akan semakin menyulitkan Vietnam untuk meraih kemenangan dan harus puas dengan hasil seri atau kalah saat bertanding di kandang lawan. Oleh karena, itu ia meminta skuad The Golden Star tetap respek ke lawan.

"Kecuali jika pemain Indonesia tersebut melakukan niat yang benar dari pelatih kepala atau tidak. Faktanya, pertandingan ini kami seri atau kalah,"

"Jika Vietnam mau menerima untuk menghormati lawan, menetapkan tujuan untuk mendapatkan poin, maka mencari peluang untuk menang akan lebih masuk akal," tutupnya.