Husna Rahmayunita
Pemain Thailand dilaser suporter Malaysia. (Instagram/@theaseanfootball)

Gol.bolatimes.com - Pertandingan antara Timnas Malaysia kontra Thailand pada leg pertama semifinal Piala AFF 2022 menuai kontroversi karena aksi suporter tim tuan rumah yang menembakkan laser ke arah pemain lawan.

Aksi suporter Timnas Malaysia yang menembakkan laser ke arah pemain Timnas Thailand itu tertangkap kamera pada duel yang berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Sabtu (7/1/2023).

Sebetulnya, skuad Harimau Malaya sukses menang tipis atas Gajah Perang lewat gol tunggul Faisal Halim yang tercipta pada menit ke-11.

Sayangnya, kemenangan ini turut diwarnai dengan kontroversi karena aksi penembakkan laser tersebut. Bahkan, media Thailand, Siamsport, ikut menyoroti insiden tersebut.

Pada pertandingan ini, terdapat sorotan laser yang diarahkan kepada bek Timnas Thailand, Pansa Hemviboon. Tak hanya itu, wasit Kim Dae-yong juga ikut menjadi sasaran.

"Apakah akan didenda? Fans Harimau Malaya menembakkan laser kepada Pansa," bunyi judul artikel di Siamsport tersebut.

"Pertandingan ini berlangsung di hadapan suporter sepak bola Malaysia. Mereka menembakkan laser ke wajah Pansa Hemviboon, lini pertahanan timnas Thailand," lanjutnya.

Menurut Siamsport, ini bukan kali pertama fans Timnas Malaysia melakukannya. Sebab, pada edisi 2010 dan 2014, hal serupa juga pernah mereka lakukan.

Tak hanya itu saja, Siamsport turut menyinggung sanksi yang mengancam suporter Timnas Malaysia karena perilaku tak terpuji tersebut.

Mereka mengingatkan public soal denda yang dijatuhkan FIFA terhadap fan Timnas Senegal yang menembakkan laser kepada Mohamed Salah.

"Hal yang sama terjadi ketika seorang fan Senegal menembakkan laser ke kapten Mesir Mohamed Salah pada babak adu penalti yang menentukan di leg kedua play-off Piala Dunia 2022 di Dakar,” tulis Siamsport.

"Insiden tersebut menyebabkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memberikan sanksi. Senegal dilarang tampil dengan penonton satu pertandingan resmi dan juga didenda lebih dari 6 juta baht (Rp2,7 miliar)," lanjutnya.

Seperti diketahui di tahun 2010, kiper Timnas Indonesia Markus Horison ditembak laser hijau oleh suporter Malaysia ketika babak final Piala AFF.

Sementara di tahun 2014, pemain Vietnam juga menjadi target laser pendukung Malaysia. Kala itu Vietnam bersua tim tuan rumah di semifinal.

Kontan saja, ulah suporter Malaysia yang menembak laser ke pemain lawan jadi bahasan netizen di media sosial. Tak sedikit yang menyampaikan sindiran.

Kontributor: M Faiz Alfarizie