Galih Prasetyo
Wajah lesu Pep Guardiola usai gagal mengantar Manchester City juara Liga Champions. (DAVID RAMOS / AFP / POOL)

Gol.bolatimes.com - Bigmatch akan tersaji di babak ketiga Piala FA antara Manchester City vs Chelsea. Laga Manchester City vs Chelsea akan berlangsung di Etihad Stadium, Minggu (8/1/2023) pukul 23:30 WIB. 

Pertemuan Manchester City vs Chelsea akan hadirkan pertarungan taktik antara Pep Guardiola kontra Graham Potter.

Namun secara head to head, Pep Guardiola memiliki rekor jomplang saat bersua dengan Potter. Menilik dari statistik di Transfermarkt, Guardiola dari 9 pertemuan mampu meraih 8 kemenangan. 

Baca Juga:
Aksi Brutal Doan Van Hau Bikin Shin Tae-yong Geram, Sebut Wasit dan Pemain Utamakan Fairplay

Satu-satunya kemenangan Potter atas Guardiola didapat saat ia masih melatih Brighton. Saat itu dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-37, Brighton meraih kemenangan 3-2 atas Manchester City. 

Kemenangan ini yang membuat pamor dari Potter kemudian terangkat. Ia dianggap pelatih jempolan karena mampu torehkan kemenangan atas tim-tim besar di Liga Inggris musim 2020-21. 

Sementara Guardiola sejak bertemu Potter di 2019, langsung catatkan kemenangan. Pertemuan Guardiola lawan Potter terjadi pada babak keenam Piala FA 2018-19. 

Baca Juga:
Ada Peran Besar Lionel Messi di Balik Kepindahan Luis Suarez ke Gremio

Saat itu Potter masih melatih Swansea City. Pada pertandingan yang berlangsung 16 Maret 2019, pasukan Guardiola di Manchester City meraih kemenangan tipis 3-2. 

Pada Liga Inggris musim 2019-20, di dua pertemuan Brighton melawan Manchester City, Guardiola mampu meraup kemenangan. Pada pertemuan pertama musim itu, Manchester City hantam Brighton dengan skor 4-0. 

Lalu di pertemuan kedua, di kandang Brighton, anak asuh Graham Potter dikalahkan lima gol tanpa balas oleh Manchester City. 

Baca Juga:
Diego Simeone Akui Laga Lawan Barcelona Jadi Hal Aneh Tanpa Kehadiran Lionel Messi

Yang paling menarik dari 9 pertemuan melawan Guardiola, Graham Potter kerap otak atik formasi yang ia gunakan. Dan hanya satu formasi yakni 3-4-2-1 yang mampu patahkan taktik dari Guardiola di Manchester City.