Irwan Febri Rialdi
Arema FC di BRI Liga 1 2022/2023. (Dok. LIB)

Gol.bolatimes.com - Kabar mengejutkan datang dari Arema FC. Klub sarat sejarah Tanah Air itu mempertimbangkan untuk membubarkan tim buntut Tragedi Kanjuruhan.

Keputusan ini diambil dikarenakan klub berjuluk Singo Edan itu menjadi sasaran kebencian berbagai pihak pasca Tragedi Kanjuruhan.

Rencana itu disampaikan Tatang Dwi Arifianto, selaku Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT. AABI) setelah pecahnya kerusuhan di "Kandang Singa" alias kantor Arema FC, Minggu (29/1/2023) siang WIB.

Kantor Arema FC mengalami kerusakan setelah pecahnya demonstrasi yang digagas Aremania. Ricuh dan bentrok antar sesama pendukung terjadi di mana beberapa orang dikabarkan luka-luka.

“Tentu kami merespon atas insiden ini. Direksi dan manajemen berkumpul, membicarakan langkah berikutnya seperti apa. Jika sebelumnya kita memikirkan banyak masyarakat Malang yang hidup dari sepakbola utamanya Arema FC, seperti UMKM, pedagang kaki lima, sampai usaha kecil lainnya," kata Tatang dalam rilisnya dikutip Senin (30/1/2023).

"Tapi jika dirasa Arema FC ini dianggap mengganggu kondusifitas, tentu ada pertimbangan tersendiri terkait eksistensinya atau seperti apa, tapi kami tetap menyerahkan kepada banyak pihak,” tambahnya.

Lantas, seperti apa sebetulnya kiprah dan sejarah Arema FC? Berikut ulasannya!

Profil Arema FC

Klub asal Malang, Jawa Timur, ini sudah berdiri sejak 11 Agustus 1987. Dalam perjalanannya, Arema telah berganti nama sebanyak empat kali.

Berawal dari PS Arema Malang (1987-1995), lalu berubah menjadi PS Arema Bentoel (1995-2009), kemudian Arema Indonesia FC (2009-2013), diganti menjadi Arema Cronus (2013-2016), dan terakhir Arema FC (2017-sekarang).

Logo Arema FC juga tak luput dari perubahan. Terkini, logo Arema memiliki gambar singa yang dipakai pada logo pertama. Gambar singa itu pula yang bikin Arema punya julukan Singo Edan.

Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 sebagai lahirnya Arema FC membuat simbol singa lantas dipilih. Dengan maksud mengikuti horoskop zodiak leo yang berwujud singa.

Selama berkarier di sepak bola Indonesia, Arema punya sederet prestasi di antaranya juara Indonesia Super League (ISL) di musim 2009/10 dan dua kali menjuarai Copa Indonesia.

Keberhasilan Arema FC menjadi klub besar di Indonesia tidak terlepas dari hadirnya para pemain bintang dan legendaris seperti Ahmad Bustomi, Ponaryo Astaman, Kurnia Meiga, Firman Utina, hingga Aji Santoso.

Adapun untuk markas Arema FC terletak di Stadion Kanjuruhan yang dibangun pada 1997. Stadion ini kabarnya bisa menampung 42 ribu penonton dan diresmikan pada 9 Juni 2004.

Daftar gelar juara Arema FC:

- Juara Piala HUT Arema ke-5 1992

- Juara Galatama 1992-1993

- Juara Copa Indonesia 2005

- Juara Copa Indonesia 200

- Juara ISL 2009-2010,

- Runner-up ISL 2010-2011

- Runner-up ISL 2012-2013

- Juara Menpora Cup 2013

- Juara Piala Gubernur Jatim 2013

- Juara Trofeo Persija Cup 2013

- Juara Trofeo Persija Cup 2015

- Juara SCM Cup 2015

- Juara Inter Island Cup 2014

- Juara Bali Island Cup 2015

- Juara Sunrise of Java Cup 2015

- Juara Piala Bhayangkara 2016

- Juara Bali Island Cup 2016

- Juara Trofeo Bhayangkara Cup 2017

- Juara Piala Presiden 2017

- Juara Piala Presiden 2019.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha