Husna Rahmayunita | Adie Prasetyo Nugraha
Shin Tae-yong ngamuk ke pemain timnas Indonesia U-20 karena ditahan imbang Moldova U-20. (YouTube/PSSI TV)

Gol.bolatimes.com - Juru taktik Timnas Indonesia Shin Tae-yong terlibat saling sindir dengan pelatih Persija Jakarta, Thomnas Doll terkait pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-20.

Shin Tae-yong angkat bicara setelah Thomas Doll mengkritiknya tak memahami sepak bola sampai membadingkannya dengan gaya Eropa.

Thomas Doll menilai pemain Timnas Indonesia U-20 seharusnya digembleng dalam kompetisi agar berkembang. Sementara di TC, para pemain hanya berlatih.

Terkait sindiran Thomas Doll, Shin Tae-yong mengatakan Jika dirinya tidak paham, ia tidak akan menjadi pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018.

"Kalau saya tidak tahu tentang sepak bola bagaimana bisa jadi pelatih Piala Dunia dan bagaimana bisa jadi pelatih Timnas Indonesia juga?," kata Shin Tae-yong kepada awak media usai memimpin latihan.

"Memang benar kata pelatih Persija kalau tingkat atau level liga sangat tinggi, tetapi ya tidak seperti itu. Saat ini karena ada kekurangannya juga dan juga ini permintaan dari pak Presiden Jokowi, pak Menpora (Zainudin Amali) dan masyarakat Indonesia pun memberi dukungan penuh apalagi di bulan Mei ada Piala Dunia," terang Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong memanggil sembilan pemain Persija untuk TC persiapan Piala Asia U-20 2023 yang akan berlangsung pada 1-18 Maret mendatang di Uzbekistan. Yang menjadi persoalan, Doll merasa TC jelang turnamen tersebut terlalu lama karena dimulai awal Februari.

Sementara Persija sedang bersaing di tangga juara BRI Liga 1 2022/2023. Sebagian besar mereka yang dipanggil adalah pemain kepercayaan Thomas Doll.

Mereka adalah Achmad Maulana Syarif, Alfriyanto Nico Saputro, Cahya Supriadi, Doni Tri Pamungkas, Frengky Deaner Missa, Ginanjar Wahyu Ramadhani, Muhammad Ferarri, Resa Aditya Nugraha, dan Barnabas Sobor

"Jadi, jika pelatih Persija Jakarta bicara seperti itu dengan mencari keuntungan sendiri, ya, sebenernya tidak baik, ya, kata-katanya untuk masyarakat indonesia yang sedang tunggu-tunggu Piala Dunia pada Mei nanti," tutupnya.