Gol.bolatimes.com - Pihak klub bantah eks pemain Chelsea Christian Atsu sudah ditemukan dari reruntuhan bangunan pasca gempa besar yang melanda Turk-Suriah, Senin (6/2/2023).
Wakil presiden Hatayspor, Mustafa Ozat seperti dilansir dari media Turki tgrthaber.com membantah pemberitaan di media Eropa bahwa Atsu sudah ditemukan dari dalam reruntuhan gedung.
"Sayangnya Christian Atsu dan direktur olahraga kami Taner Savut masih berada di bawah reruntuhan. Sumber (media) Portugal mengatakan tentang Christian Atsu, tapi kami tidak bisa menghubunginya," ucap Ozat.
Baca Juga:
Gempa Guncang Turki, Eks Pemain Chelsea dan Newcastle United Jadi Korban
Ditambahkan Ozat bahwa gedung yang roboh dan Atsu serta Savut berada di bawahnya berlokasi di daerah yang sulit terjangkau pasca gempa Turki-Suriah.
"Kami tidak dapat mengkonfirmasi apapun, kami belum bisa berkomunikasi dengan pihak di sana. Kami sedang menunggu informasi. Kami masih menunggu bantuan. Daerah itu sulit untuk dijangkau saat ini," jelas Ozat.
Diketahui sebelumnya Atsu dan Taner Savut menjadi salah satu korban saat gedung-gedung roboh kala gempa dengan kekuatan 7,8 magnitudo mengguncang pada Senin pagi.
Baca Juga:
Ronaldo Kwateh Dikabarkan Ada di Turki saat Gempa Terjadi, Netizen Ikut Khawatir
Atsu dan Taner Savut menurut informasi dari pemain Hatayspor, Kerim Alici berada di Ekinci Mahallesi, nönü Boulevard, Blok A1, lantai 9. Rönesans Residence, Hatay, Turki.
Menurut penjelasan Ozat, daerah Hatay saat ini menjadi kawasan yang sangat membutuhkan bantuan.
"Hatay menjadi tempat yang paling membutuhkan bantuan saat ini. Tidak ada tempat untuk berlindung, kami membutuhkan selimut dan makanan. Kami akan terus mengawal proses pencarian dan evakuasi," ucap Ozat.
Baca Juga:
Gempa 7,7 SR Landa Turki, Seorang Kiper di Liga Turki Hilang Tertimbun Runtuhan Bangunan
Christian Atsu merupakan mantan pemain timnas Ghana. Sebelum membela klub Turki, Hatayspor, pemain berposisi winger itu mengawali karier di Porto.
Dari Porto, ia kemudian pindah ke Chelsea. Sayang di klub London Biru itu, Atsu lebih banyak jadi pemain pinjaman. Termasuk membela Newcastle United pada musim 2016-17.
Chelsea melepas permanen Atsu ke Newcastle pada 2017. Di 2021, Atsu hijrah ke klub Arab Saudi, Al-Read. Baru tahun kemarin ia bermain di Liga Turki bersama Hatayspor.
Baca Juga:
Petugas Berjibaku Mencari Pesepak Bola yang Tertimbun Bangunan Pasca Gempa Turki
Berita Terkait
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
AC Milan Dihajar Chelsea 4-1, Allegri Tetap Tenang: Bukan Bencana!
-
Chelsea Siap Lepas 8 Pemain: Bintang Muda hingga Veteran di Ambang Pintu Keluar
-
Siapa Kendry Paez? Wonderkid Chelsea yang Disebut Bisa Lampaui Lionel Messi
-
Nasib Miris Eks Klub Kevin Diks, Vitesse Arnhem yang Terancam Punah
-
Otoritas Pajak AS Getok Chelsea Rp210 M Usai Juara Piala Dunia Antarklub
-
Habiskan Rp1 Triliun Buat Noni Madueke, Arteta Masih Mau Belanja Lagi?
-
Juara Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea Diguyur Rp2 Triliun dari Sponsor
-
Enzo Maresca: Juara Piala Dunia Antarklub yang Gemar Catur
Terkini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Cetak Brace, Pemain Keturunan Jawa Bawa Chelsea Menang 5-0 atas Wrexham AFC
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan
-
Thomas Doll Awalnya Ngira Indonesia Biasa Saja, Ternyata Banyak Talenta yang Layak Main di Liga Jerman
-
Disindir Netizen dengan Sebutan Pelatih Tarkam, Bima Sakti: Saya Tidak Baper