Irwan Febri Rialdi
Timnas Bolivia menyanyikan lagu kebangsaan sebelum dimulainya pertandingan melawan Paraguay dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan di Stadion Hernando Siles, La Paz, pada 14 Oktober 2021. (Javier Mamani/AFP)

Gol.bolatimes.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menjelaskan bahwa Tajikistan hampir pasti jadi lawan Timnas Indonesia pada Maret mendatang, sementara Bolivia masih alot.

PSSI masih bernegosiasi dengan Bolivia. Namun, kemungkinan bisa gagal karena ada Arab Saudi yang mengajak Bolivia juga untuk uji coba. Terlebih dengan tawaran 'match fee' yang lebih besar.

"Sepertinya Tajikistan sudah oke. Namun, Bolivia tampaknya mendapatkan tawaran dari Arab Saudi dengan 'match fee' lebih besar," kata Indra Sjafri dikutip dari Antara, Selasa (14/2/2023).

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri saat ditemui di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (30/1/2023). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

"Jadi kami terus bernegosiasi dengan mereka. Kalau tidak bisa, kami akan cari lawan lain yang selevel (dengan Bolivia-red)."

Menurut Indra Sjafri jumlah "match fee" atau upah pertandingan menjadi salah satu penentu ketika mengundang negara yang berperingkat 100 FIFA atau di atasnya seperti Bolivia.

Per 22 Desember 2022, Bolivia memang menduduki posisi ke-82 di peringkat FIFA. Adapun Tajikistan duduk di anak tangga ke-108, sementara Indonesia di posisi ke-151 FIFA.

Sejumlah pesepak bola tim nasional Indonesia melakukan seleberasi usai mencetak gol ke gawang Tim Nasional Curacao Michael Madionis (kanan) pada pertandingan Fifa Match Day di Stadion Gelora Bandung Lautan Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/9/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU

"Negara-negara di posisi 100 ke atas di peringkat FIFA biasanya sudah memasang tarif laga. Mereka meminta 'match fee' yang tidak sedikit," kata Indra, tanpa memberitahukan berapa nilai "match fee" yang ditawarkan PSSI untuk Bolivia.

PSSI memang sengaja memilih tim-tim dengan peringkat tinggi untuk menghadapi Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday. Tujuannya adalah mendongrak peringkat dengan syarat mampu mengalahkan lawan-lawannya itu.

Pada FIFA Matchday September 2022, Timnas Indonesia sukses mengalahkan Curacao dua kali di Tanah Air. Mereka menekuk tim yang saat itu berperingkat 84 FIFA itu dengan skor 2-1 dan 3-2.

Indra Sjafri yang kini dtunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 sempat mengatakan bahwa PSSI berusaha menggelar dua laga FIFA Matchday Maret 2023 di Indonesia.

Andai mampu menundukkan lawan pada laga persahabatan bulan Maret 2023, posisi Indonesia di peringkat FIFA bisa terdongkrak.

Tim asuhan pelatih Shin Tae-yong saat ini cuma menduduki peringkat lima terbaik di peringkat FIFA jika dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara (AFF).

Timnas Indonesia yang berposisi 151 dunia berada di bawah Vietnam (96), Thailand (111), Filipina (134) dan Malaysia (145).