Muhammad Ilham Baktora
Selebrasi Marselino Ferdinan usai cetak gol saat Timnas Indonesia kalahkan Filipina. (Dok. PSSI)

Gol.bolatimes.com - Tiga pemain yang sebelumnya diharapkan hadir ke Timnas Indonesia U-20 untuk mengikuti pemusatan latihan atau TC terancam dicoret dari daftar Shin Tae-yong.

Hal itu bisa jadi sindiran keras untuk pemain-pemain seperti Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh dan juga Muhammad Ferarri.

Meski begitu, ketiganya tak perlu khawatir jika nantinya benar-benar tak bisa membela Garuda Nusantara di Piala Asia U-20 atau Piala Dunia U-20. Mengingat mereka sudah mendapat kontrak yang cukup bergengsi untuk tetap melanjutkan kariernya.

Baca Juga:
Jika Erick Thohir Terpilih jadi Ketum PSSI, Ini Permintaan Pertama Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia

Marselino Ferdinan, tak perlu begitu khawatir dengan karier dia. Sudah terikat kontrak dengan KMSK Deinze, Marselino akan sulit kembali ke Indonesia.

Begitu juga dengan Ronaldo Kwateh yang sudah dipinang klub asal Turki, Bodrumspor. Namun Kwateh dilaporkan segera kembali ke Indonesia untuk memulai tranining bersama rekan Timnas Indonesia U-20.

Shin Tae-yong memang tak memiliki pengaruh besar setelah kepindahan dua pemain tersebut yang sudah dikontrak klub baru. Artinya jika ia memaksa, maka Shin Tae-yong bisa saja melanggar hak pemain untuk mendapatkan pertandingan kompetitif yang dilindungi FIFA.

Baca Juga:
Saddil Ramdani Terkesan dengan Perkembangan Sabah FC, Siap Jadi Skuad Inti?

Selain dua nama itu, Muhammad Ferarri juga tak perlu khawatir dengan masa depannya apakah tetap bisa berkarier lebih tinggi. Menyusul dirinya sudah tergabung dalam agensi asal Republik Ceska untuk kepindahannya ke Eropa di masa mendatang.

Hal ini memang menjadi polemik bagi PSSI dan klub-klub yang menaungi para pemain. Meski demikian, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa turnamen ini cukup penting.

Apalagi, Piala Dunia U-20 akan menjadi pertandingan bergengsi untuk skuad Garuda Nusantara. Di mana Indonesia menjadi tuan rumah dalam turnamen tersebut.

Baca Juga:
Keisuke Honda Terciduk Berada di Malaysia, Gak Jadi Bantu Timnas Indonesia?