Arif Budi Setyanto
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong memberikan pernyataan kepada pewarta di Lapangan C Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (8/2/2023). (ANTARA/Michael Siahaan)

Gol.bolatimes.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku sudah mengenal sosok Ketum PSSI yang baru, Erick Thohir. Hal itu diungkapkan sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari.

Erick Thohir resmi menjadi Ketum PSSI yang baru dalam pemilihan yang berlangsung di KLB PSSI 2023 pada Kamis (16/2/2023) di Hotel Shangri La, Jakarta.

Lewat pemilihan itu, Erick Thohir unggul dari pesaingnya La Nyalla Mattalitti, Arief Putra Wicaksono, dan Doni Setiabudi. Menteri BUMN ini meraih 64 suara, sedangkan La Nyall mengoleksi 22 suara.

Baca Juga:
Jadwal Lengkap Turnamen Mini Timnas Indonesia U-20, Tantang Tiga Kontestan Piala Dunia U-20 2023

Erick Thohir yang kini jadi Ketum PSSI ternyata sudah dikenal oleh Shin Tae-yong. Juru taktik asal Korea Selatan itu mengakui hal tersebut sehari jelang KLB PSSI.

"Saya pernah bertemu dengan Pak Erick Thohir dan Pak Presiden Joko Widodo di Korea Selatan. Saya juga bersua Pak Erick beberapa kali di stadion," ucap Shin Tae-yong di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/2/2023) seperti dimuat Antara

Walau sudah kenal, Shin Tae-yong mengatakan dirinya tidak memiliki hubungan yang dekat atau spesial dengan Erick Thohir.

Baca Juga:
Momen Haru Kunjungan Terakhir Iwan Bule ke Timnas Indonesia U-20, Bikin Pelatih Kiper dan Translator Nangis

Dalam kesempatan itu, pelatih berusia 52 tahun ini juga mengatakan ingin mengajak rapat Erick Thohir andai jadi Ketum PSSI. Hal ini bisa jadi kenyataan karena Menteri BUMN itu memang terpilih.

"Misalnya Pak Erick yang menjadi ketua umum, saya akan langsung meminta rapat untuk membicarakan apa yang harus diperbaiki di PSSI," ujarnya.

Menarik ditunggu diskusi antara Erick Thohir dengan Shin Tae-yong yang tentunya bakal membahas perkembangan sepak bola Indonesia.

Baca Juga:
Harapan Iwan Bule untuk Pengurus Baru PSSI: Semoga Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Peringkat 100 FIFA