Husna Rahmayunita | Adie Prasetyo Nugraha
Pelatih Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong (tengah) menendang bola saat memimpin latihan Timnas U-20 di Lapangan A, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/2/2023). ( ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom)

Gol.bolatimes.com - Juru taktik Timnas Indonesia U-20 Shin Tae-yong membongkar hal yang mesti diperbaiki skuadnya usai kalah dari Guatemala di Turnamen Mini Internasional 2023.

Pada laga yang digelar di SUGBK, Selasa (21/2/2023) malam, Timnas Indonesia U-20 kalah 0-1 dari Guatemala setelah kebobolan gol Jorge Solorzano pada menit ke-21.

Guatemala bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-57, setelah Julio Garcia mendapat kartu kuning kedua dari wasit. Namun, situasi tersebut tetap tak menguntungkan tuan rumah, skor 0-1 bertahan hingga akhir laga.

Shin Tae-yong agak kecewa dengan penampilan Muhammad Ferarri dan kawan-kawan saat menghadapi Guatemala. Sebab, Timnas Indonesia U-20 kebobolan karena kesalahan sendiri dan tak bisa membalasnya. Ia ingin hal tersebut tak terulang di laga berikutnya.

"Sangat disayangkan dengan adanya kesalahan dari kita sendiri, kita tak bisa balas gol, itu yang harus diperbaiki dari kita," terang Shin Tae-yong usai laga.

Tak hanya itu, Shin Tae-yong juga mengeluhkan kepemimpinan wasit Thoriq Alkatiri yang dinilainya kurang bagus.

"Saya bingung kenapa wasit juga memimpin pertandingan dengan kurang baik di laga ini," imbuhnya.

Kalah dari Guatemala, Timnas Indonesia U-20 harus puas bertengger di peringkat ketiga klasemen akhir Turnamen Mini Internasional 2023 setelah hanya mengoleksi tiga poin.

Adapun Guatemala menjadi juara klasemen dengan raihan sembilan poin setelah menyapu bersih kemenangan di tiga pertandingan.

Timnas Indonesia U-20 diprediksi akan kembali melanjutkan persiapan untuk menghadapi Piala Asia U-20 di Uzbekistan yang digelar pada 1-18 Maret 2023.