Muhammad Ilham Baktora
Mantan Pemain PSIS Semarang dan PSJS Jaksel, Ali Sunan saat masih bermain bola aktif. (Twitter/@MemoriLigina)

Gol.bolatimes.com - Nama pesepak bola Ali Sunan cukup diingat para pemain atau masyarakat era 90-an. Mantan Kapten PSIS Semarang ini pernah beberapa kali meraih penghargaan sebagai pemain terbaik pada kompetisi 1999.

Memiliki prestasi yang cukup banyak, Ali Sunan dikenal juga suka menenggak darah ular kobra. Tak hanya itu, ia juga doyan mengonsumsi hewan melata ini.

Kembali ke tahun 90-an, dirinya menjadi pemain profesional di sepak bola Indonesia, Ali Sunan mulai bergabung dengan PS Pupuk Kaltim di tahun 1991.

Baca Juga:
PSIS Tak Bisa Jamu Persita Tangerang di Semarang, Presiden Jokowi Jadi Alasannya

Bertekad mengasah kemampuannya, Ali Sunan dilirik PSIS Semarang dan resmi berseragam Laskar Mahesa Jenar pada 1998. Musim pertamanya bergabung dengan PSIS, Ali Sunan berhasil menyabet juara Liga Indonesia 1998/1999. Di tahun inilah Ali Sunan mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik Liga Indonesia.

Ali Sunan sendiri memiliki kebiasaan unik selama menjadi pemain profesional yang bertarung di Liga Indonesia. Bahkan ia juga tercatat sebagai pemain Timnas Indonesia.

Ali Sunan yang berposisi sebagai gelandang, kerap mengonsumsi darah ular kobra. Selain itu ia juga doyan menyantap daging ular.

Baca Juga:
Link Live Streaming Persikabo 1973 vs PSIS Semarang di BRI Liga 1, Kick Off 17.00 WIB

Hal itu dia lakukan saat berseragam PKT Bontang. Ketika itu ia mendapat saran dari salah satu orang di klub tersebut untuk mengonsumsi darah ular kobra yang memiliki khasiat sangat baik.

"Itu saya diajarin pas di Hongkong juga, kalau konsumsi itu sebagai antibodi. Biar tubuh tidak gampang sakit," ujar Ali Sunan dikutip dari kanal YouTube Omah Balbalan, Rabu (22/2/2023).

Ali Sunan mengaku selama mengonsumsi darah dan daging ular kobra ada dokter yang memantau perkembangan tubuhnya.

Baca Juga:
Jadwal BRI Liga 1 Selasa 21 Februari 2023: Persis Solo vs PSS Sleman, Persikabo 1973 vs PSIS Semarang

"Itu memang bagus, tapi sekarang udah enggak. Udah lama tidak minum," kata dia.

Ali Sunan merupakan pemain yang cukup disorot selama membela klub-klub Liga Indonesia (saat ini Liga 1) di era 90-an. Memiliki prestasi di PSIS Semarang, Ali Sunan menadapat kesempatan dipanggil Timnas Indonesia.

Berseragam skuad Garuda, Ali Sunan mulai menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Kamboja di tahun 1999 bulan juli silam. Membela Timnas Indonesia, pemain asal Lamongan ini mengoleksi dua gol dari 10 penampilan yang dia ikuti.

Punya pengalaman bermain bersama Timnas Indonesia dan berseragam PSIS Semarang hingga memberikan trofi juara 1998/1999, Ali Sunan berpindah ke Persija Jakarta.

Tak hanya Persija klub yang ia bela. Selanjutnya ia kembali ke tanah kelahirannya dan bergabung dengan Persela Lamongan, selanjutnya PS Blitar, PKT Bontang, Persema Malang dan terakhir adalah PSJS Jakarta Selatan.

Ali Sunan sendiri pensiun dari pemain profesional pada Januari 2006. Dan saat ini melatih tim sepak bola putri yang ada di Lamongan, Jawa Timur.