Gol.bolatimes.com - Aturan dasar sepak bola direncakan akan mengalami perubahan besar. Sejumlah aturan mengenai waktu pertandingan selama 90 menit direncakan akan diubah.
Tidak hanya waktu pertandingan yang akan direncakan untuk diubah, peraturan lain seperti offside juga akan direvisi.
Semua hal itu akan menjadi bahan diskusi antara pihak FIFA dengan badan wasit FIFA, IFAB yang akan berlangsung di London, Inggris, pekan depan.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya sempat mengatakan bahwa sepak bola modern saat ini memiliki banyak perdebatan mengenai waktu pertandingan.
Rencana untuk mengubah waktu pertandingan tidak lagi 90 menit direncakan akan mulai berlaku tahun 2024. Namun rencana ini masih menimbulkan pro dan kontra.
Pilihannya jika waktu pertandingan tidak diubah, maka ada aturan baru soal selebrasi perayaan gol. Nanti pada aturan yang mulai berlaku pada 30 Juni, selebrasi perayaan gol akan masuk dalam waktu tambahan.
Selain itu, di aturan selebrasi tersebut juga ditekankan bahwa pemain tidak boleh berselebrasi lebih dari 1 atau 1 1/2 menit.
Sementara itu untuk aturan offside juga akan akan berubah jadi isu penting di pertemuan antara pihak FIFA dan IFAB. Terkait aturan perubahan offside ini sebenarnya sudah dibahas pada pertemuan IFAB pekan sebelumnya.
Arsene Wenger seperti dikutip dari Marca mendukung rencana perubahan aturan offside. Wenger yang menjabat sebagai direktur pengembangan sepak bola FIFA mendukung adanya perubahan aturan offside.
Menurut Wenegr bahwa striker harus terkena offside dengan bagian terakhir tubuhnya sejajar dengan bek lawan, sehingga memungkinkan si striker berada di depan bek, tetetapi dengan bagian tubuhnya sejajar. Terkait aturan ini masih dalam proses pembahasan.
Baca Juga:
Daftar Pemain Terbaik FIFA Sejak 1991 hingga 2022, Terbaru Lionel Messi
Selain itu ke depannya bakal ada aturan Anti Emi Martinez. Apa itu aturan Anti Emi Martinez? Aturan ini menekankan bahwa kiper tidak boleh mengganggu saat pemain lain menendang penalti, misalnya menunda si eksekutor menendang bola.
Pada draft aturan Anti Martinez itu juga disebut kiper dilarang menyentuh tiang, mistar dan jaring gawang saat penalti mau ditendang.
Berita Terkait
-
10 Fakta Pekan Pembuka BRI Super League 2025: Ancaman Sanksi FIFA hingga Klub Ngutang Gaji
-
Kapan Tiket Piala Dunia 2026 Resmi Dijual? Begini Kata FIFA
-
Viral Donald Trump Kegep Ambil Medali Juara Piala Dunia Antarklub 2025
-
Malaysia Klaim Bisa Tembus 100 Besar FIFA, Eh Level ASEAN Keok dari Filipina
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Ziarah ke Museum Sepak Bola di Madrid, Jakarta atau Bandung Kapan Punya?
-
Piala Dunia Antarklub 2025 Kacau: Bukti FIFA Tak Bisa Berkutik dengan AS
-
FIFA Investigasi Dugaan Serangan Rasial kepada Antonio Rudiger
-
Parodikan Rudal Iran bak Gol Sepak Bola, Pemuda Yahudi Ditangkap Polisi Israel
-
Biadab! Israel Tewaskan 200 Pemain Palestina, Terbaru 2 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Keseruan Sambernyawa Festival, Ceremony 100 Tahun KelahiranPersis Solo
-
Kepedean, Media Vietnam Sebut Golden Star Warriors Jumpa Thailand di Final Piala AFF U-23 2023
-
Media Vietnam Kepedeaan Timnas Indonesia Siapkan Pemain Naturalisasi Baru untuk Lawan Golden Star Warriors
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Cetak Brace, Pemain Keturunan Jawa Bawa Chelsea Menang 5-0 atas Wrexham AFC