Gol.bolatimes.com - Masih ingat dengan bek temperamen Tomas Repka? Ia adalah salah satu bek asal Cekok yang cukup populer di pentas Serie A Italia dan Liga Inggris.
Nama Tomas Repka mulai dikenal publik saat bermain di Fiorentina pada akhir 90-an dan awal 2000-an. Ia menjadi bagian dari klub La Viola saat dilatih oleh Giovanni Trapattoni.
Repka menjadi rekan untuk Francesco Toldo, Gabriel Batistuta serta Rui Costa. Tomas Repka tercatat bermain sebanyak 89 pertandingan bersama La Viola.
Salah satu ciri khas permainan Repka ialah tanpa kompromi untuk menghentikan lawannya. Ia juga dikenal sebagai bek temperamental.
Setelah dari Fiorentina, Tomas Repka melanjutkan karier di Liga Inggris dan bergabung ke West Ham United. Di West Ham, Repka memiliki rekan seperti Paolo di Canio, Michael Carrick serta David James.
Di penghujung 2019, Tomas Repka masih tercatat sebagai pemain di klub kecil Hostvar di Ceko. Terbaru, Repka yang sudah berusia 49 tahun dilaporkan bergabung ke klub kecil lainnya, Sokol ervené Janovice.
Dilansir dari Isports.cz, klub ini hanya berkompetisi di tingkat regional. Klub baru Repka ini berasal dari distrik berpenduduk hanya 700 jiwa di Ceko.
"Dia (Repka) menjadi legenda di klub desa. Anda akan bertemu dengan penjaga lapangan lokal, seorang pria pensiun, hampir setiap kali Anda mengunjungi lapangan sepak bola di Lovcice," kata Jan Folkl, perwakilan klub.
"Dia memiliki klub di hatinya. Sama seperti ia mencintai Slavia Praha. Itu sebabnya kami sangat senang dengan kedatangan Tomas Repka," ungkapnya.
"Dia memang seorang selebritis. Kami sedikit khawatir dengan reaksinya saat pertama kali datang, tetapi dia menerima itu semua," tegasnya.
Baca Juga:
Marselino Ferdinan Dipanggil Shin Tae-yong, Berikut 29 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-20
Jan Folkl kemudian menceritakan awal mula klub kecil tingkat tarkam itu bisa mendapatkan Tomas Repka. Ia menyebut semua itu berawal saat minum kopi bersama Tomas Repka.
"Suatu saat ketika kami sedang duduk sambil minum kopi. Ia berbicara tentang sepak bola, ia sedang belajar untuk mendapatkan lisensi kepelatihan. Tomas menanyakan kabar kami dan pada akhirnya dia ingin bermain untuk kami," ucapnya.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Jersey AS Roma 2025/2026: Kembali ke Masa Keemasan Era 2000-an
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
-
Klub Serie A Italia Sampaikan Duka Mendalam Atas Kepergian Diogo Jota
-
Rekap Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Klub Serie A Italia: Jay Idzes Masih Gantung
-
Prediksi Superkomputer: Man United Bakal Sial di Pekan Awal Liga Inggris 2025/2026
-
Klub Elkan Baggott dan 4 Tim Paling Paling Buruk di Liga Inggris
-
2 Wakil Israel Remuk, Ini 8 Klub yang akan Bertarung di Perempatfinal UEFA Europa Conference League
-
Ruh Setan Merah Benar-Benar Mati, Manchester United Lawan Tim Papan Bawah Saja Kalah
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan