bolatimes.com - Pelatih Prancis U-20, Landry Chauvin memanggil 20 pemain yang akan mengikuti tiga laga uji coba sebelum mengikuti perhelatan Piala Dunia U-20 Indonesia.
Dari 20 nama pemain yang dipanggil, di barisan pemain depan ada striker muda Prancis yang tengah jadi incaran klub top Eropa.
Ialah Elye Wahi, striker yang dipanggil Chauvin untuk mengikuti tiga laga uji coba melawan Amerika Serikat, Belanda dan Inggris di Spanyol.
Nama Elye Wahi saat ini tengah jadi komoditas terpanas jelang bursa transfer. Sejumlah klub top Eropa dilaporkan tertarik untuk mendatangkan Elye Wahi.
AC Milan seperti dilansir dari Football Today dilaporkan ingin mendatangkan Elye Wahi. Ia diinginkan kubu AC Milan untuk bisa menggantikan posisi dari Rafael Leao.
Tidak hanya AC Milan, dua klub London, Arsenal dan Tottenham pun siap bersaing untuk bisa mendapatkan jasa Wahi di musim depan.
Sementara klub Eropa lainnya, Borussia Dortmund juga memiliki hasrat untuk mendapatkan Wahi. Di Prancis, nama Wahi digadang-gadang sebagai The Next Mbappe.
Eks pemain Prancis, Bixente Lizarazu menganggap Wahi memiliki kapasitas dan skill yang bisa jadi bintang baru di Eropa beberapa tahun mendatang.
"Wahi memiliki kualitas lari yang hebat. Dia berlari sangat cepat, dia lincah dan terampil di depan gawang. Jika dia membuat pilihan yang tepat, dia bisa melangkah lebih jauh," ujar Lizarazu seperti dilansir dari HITC
Profil Elye Wahi
Elye Wahi saat ini masih berstatus sebagai pemain milik klub Ligue 1 Montpellier. Pemain berusia 20 tahun dan memiliki darah Pantai Gading ini sudah mengemas 12 gol dan 2 asisst bersama Montpellier pada musim ini.
Karier Elye Wahi dimulai saat ia bergabung di tim akademi Suresnes pada 2016. Wahi kemudian melanjutkan karier ke tim Caen U-19.
Baru pada 1 September 2018, Wahi bergabunug ke Montpellier. Pada 2021, Wahi berhasil menebus ke tim utama Montpellier. Sejak saat itu, ia menjadi andalan bagi pelatih Michel Der Zakarian.
Sebagai wonderkid yang jadi incaran banyak klub top Eropa, Wahi diingatkan harus bisa terus konsisten. Pelatih Prancis U-19 Lionel Rouxel mengingatkan Wahi untuk menghindari masalah di luar lapangan sepak bola.
"Kami sangat bangga dengan apa yang dia lakukan. Mencetak 10 gol dua kali dalam dua musim berturut-turut adalah hal langka," ucap Rouxel.
"Dia masih harus menunjukkan beberapa hal, terutama di Montpellier dan saya berharap suatu hari nanti ia bisa bermain di klub besar Eropa," sambungnya.
Menurut Rouxel, di era sepak bola seperti saat ini, Wahi memiliki modal bagus yakni kecepatan berlari dan insting golnya.
"Ända membutuhkan kecepatan. Dengan bola, dia mampu melalukan itu. Tanpa bola, dia juga masih bagus. Ia memiliki kesegaran, fisik dan mental," puji Rouxel.
Tag
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Tak Jadi Susul Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Pelatih Thailand Minta Maaf
-
Asnawi Mangkualam Ditawarkan ke Tottenham Hotspur, Dianggap Lebih Baik dari Bek Kanan Brasil Ini
-
Usai Dicoret Timnas Belanda U-21, Justin Hubner Kembali Lempar Kode untuk Indonesia
-
Tak Hafal Lagu Kebangsaan, Media Malaysia Bandingkan Nasionalisme Pemain Naturalisasinya dengan Indonesia
-
Lionel Messi Tak jadi Datang ke Indonesia, Pelatih Argentina Beberkan Alasannya