hitekno.com - Seorang suporter PSV yang melakukan penyerang terhadap kiper Sevilla, Marko Dmitrovic mendapat hukuman tegas dari klub asal Belanda tersebut.
Suporter yang diketahui berusia 20 tahun tersebut masuk ke dalam lapangan saat Sevilla melawan PSV di ajang Liga Europa pada 24 Februari 2023.
Akibat serangan brutal si pelaku kepada kiper Sevilla tersebut, klub PSV menjatuhkan sanksi berat. Dilansir dari Marca, PSV jatuhkan sanksi larangan datang ke Stadion Philips selama 40 tahun kepada pelaku.
Selain itu, PSV juga akan mulai memproses hukuman kepada pelaku. PSV disebut akan menjatuhkan hukuman tambahan terkait kerugian yang diderita klub karena aksi si suporter.
Sebelumnya, si pelaku sendiri sudah mendapat hukuman penjara selama tiga bulan dari pengadilan setempat. Pihak kejaksaan Belanda juga menjatuhkan sanksi berupa larangan datang ke markas PSV selama dua tahun.
Pada laga Europa League, PSV berhasil meraih kemengan 2-0 atas Sevilla pada 24 Februari 2023.
Dua gol kemenangan PSV saat itu dicetak oleh Luuk de Jong pada menit ke-77 dan Fabio Silva pada menit akhir pertandingan.
Pada laga ini, PSV juga harus bermain dengan 10 orang setelah Mauro Junior mendapat kartu merah.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Tak Jadi Susul Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Pelatih Thailand Minta Maaf
-
Asnawi Mangkualam Ditawarkan ke Tottenham Hotspur, Dianggap Lebih Baik dari Bek Kanan Brasil Ini
-
Usai Dicoret Timnas Belanda U-21, Justin Hubner Kembali Lempar Kode untuk Indonesia
-
Tak Hafal Lagu Kebangsaan, Media Malaysia Bandingkan Nasionalisme Pemain Naturalisasinya dengan Indonesia
-
Lionel Messi Tak jadi Datang ke Indonesia, Pelatih Argentina Beberkan Alasannya