Arif Budi Setyanto
Laga Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2022. (dok.theaseanfootball)

Gol.bolatimes.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand dalam lanjutan Piala AFF 2022, Kamis (29/12/2022) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Jelang laga itu, striker legendaris Changsuek, Piyapong Pew-on menegenang angkernya markas skuad Garuda.

Laga panas bakal tersaji antara timnas Indonesia vs Thailand. Dua tim ini sedang dalam tren positif di Piala AFF 2022.

Baik timnas Indonesia dan Thailand sama-sama sudah mengantongi dua kemenangan. Mereka pun bakal bentrok demi memperebutkan posisi puncak klasemen sementara.

Baca Juga:
Kecewa Dipecundangi Vietnam, Kapten Malaysia Akui Skuadnya Tak Beruntung

Nah, jelang Thailand bakal bertandang di SUGBK sang legenda bernama Piyapong Pew-on menceritakan begitu mencekamnya markas timnas Indonesia yang dipenuhi para suporter.

Salah satu cerita mencekamnya ketika Thailand bertandang ke SUGBK saat menghadapi timnas Indonesia di SEA Games 1997.

Kala itu tim Gajah Perang menang adu penalti dari skuad Garuda setelah hasil imbang 1-1 dalam waktu normal.

Baca Juga:
Puji Suporter Timnas Indonesia, Media Malaysia: Patut untuk Dicontoh

Nah, sepanjang pertandingan Piyapong Pew-on cs diteror oleh suporter. Bahkan di awal pertandingan ada satu pemain Thailand dilempar ketika mengambil tendangan sudut yang membuat wasit menghentikan pertandingan.

Suporter timnas Indonesia di laga lawan Brunei Darussalam. (Twitter/@PSSI)

Bahkan parahnya, suporter timnas Indonesia disebut melemparkan kantong plastik yang berisikan air kencint ke area bangku cadangan Thailand.

"Ada cerita aneh karena para penggemar timnas Indonesia membuang kantong urin. Itu menyebabkan bau tak sedap yang menyebar kemana-mana," cerita Piyapong Pew-on dinukil dari Thairath, Kamis (29/12/2022).

Baca Juga:
Keputusan Wasit Ryuji Sato yang Bikin Netizen Malaysia Geram, Tak Cuma di Piala AFF 2022

Kini Thailand akan kembali bertandang ke SUGBK yang juga bakal dipenuhi penonton. Dikabarkan bahwa sekitar 50 ribu tiket telah habis terjual yang berarti anak asuh Shin Tae-yong akan mendapatkan dukungan untuk penyemangat meraih kemenangan.