Gol.bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mendapat sorotan tajam seusai gagal mengantarkan skuadnya ke final Piala AFF 2022.
Bahkan isu pemecatan mengemuka menyusul kegagalan Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia berjaya di Piala AFF.
Namun, salah satu media Vietnam, Soha.vn menilai bila Shin Tae-yong sejatinya sudah bekerja keras mengembangkan sepak bola Indonesia semenjak terpilih menjadi pelatih .
Apalagi, juru taktik asal Korea Selatan itu menukangi tiga timnas Indonesia kelompok umur sekaligus. Bukan hanya timnas senior.
"Pelatih Shin Tae-yong mendapat banyak kecaman dari fans Indonesia, namun dia sebenarnya telah bekerja terlalu keras selama 3 tahun terakhir di negeri ribuan pulau," tulis Soha.vn dikutip Kamis (12/1).
Shin Tae-yong dianggap telah menjalankan pekerjaannya dengan baik bila dilihat dari banyaknya tugas yang diemban karena rangkap jabatan.
Soha.vn lantas menyinggung statistik apik Shin Tae-yong selama melatih Timnas Indonesia sejak menjadi pelatih pada Januari 2020.
Dalam 3 tahun terakhir, STY telah mengikuti 9 turnamen internasional berbeda dengan 3 tim Indonesia, dari Asia Tenggara hingga Asia. Di antaranya 5 turnamen bersama timnas, 2 turnamen bersama timnas U-23 dan 2 turnamen lainnya bersama timnas U19/U20.
Lebih lanjut, disebutkan, meski belum meraih satu pun gelar juara, namun banyak prestasi mentereng yang dtorehkan Shin Tae-yong.
"Di antaranya membawa tim dengan usia rata-rata 23,8 tahun itu ke final Piala AFF 2020 dan merebut tiket Piala Asia untuk pertama kalinya dalam 16 tahun. Selain itu, ia juga membantu Indonesia U23 meraih medali perunggu SEA Games 2022," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan