Galih Prasetyo
Andre Schurrle saat naik gunung dengan bertelanjang dada (Instagram)

Gol.bolatimes.com - Aksi gila dilakukan oleh eks pemain timnas Jerman saat menjadi kampium juara Piala Dunia 2014, Andre Schurrle. Pemain yang gantung sepatu pada usia 30 tahun itu bagikan momen saat naik gunung dengan kondisi setengah telanjang.

Pada postingan di akun Instagram pribadinya, terlihat bagaimana kondisi ekstrem terjadi di gunung tempat pendakian Schurrle. 

Terlihat lintasan yang didaki Schurrle sangat licin karena salju turun begitu deras. Di samping kanan dan kiri juga terlihat salju tebal menutup pepohonan. 

Baca Juga:
3 Alasan Ramadhan Sananta Mesti Terima Tawaran Klub Jerman

Dengan kondisi ekstrem seperti itu, Schurrle terlihat hanya menggunakan celana pendek dan topi kupluk. Ia juga terlihat menggendong tas carrier yang cukup besar. 

"Pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan! -19 derajat, angin 100 km/jam menerpa wajah kami, salju tebal dan hujan," tulis Schurrle di postingan tersebut. 

"Apa yang saya pelajari? Tubuh saya menjadi lebih kuat dari apa yang saya kira. Jika saya menaruh pikiran dan jiwa saya, saya bisa melakukan segalanya," tambah eks striker Dortmund tersebut. 

Baca Juga:
Profil FC St. Pauli, Klub Kasta Kedua Jerman yang Diklaim Minati Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta

Melansir dari laporan The Sun, aksi gila yang dilakukan Schurrle menjadi tantangan yang dirancang oleh motivator dan juga atlet ekstrem, Wim Hof. 

Sebelum pensiun sebagai pesepak bola, Andre Schurrle mencetak 86 gol dalam 373 penampilan di level klub. 

Dia juga catatkan 57 caps dan mencetak 22 gol bersama Jerman. Ia menjadi bagian dari tim kemenangan Jerman saat Piala Dunia 2014, ketika dilatih Joachim Low. 

Baca Juga:
Jatah Bermain Bersama Timnas Indonesia Minim, Striker PSM Makassar Ini Malah Digoda Klub Liga Jerman

Andre Schurrle pada 2020, empat bulan sebelum berulang tahun ke-30 putuskan gantung sepatu. Alasan Schurrle untuk pensiun dini karena merasa kesepian dan lelah bersaing. 

"Kesepian dan persaingan tanpa akhir jadi alasannya," ungkap Schurrle saat pensiun. 

Baca Juga:
Setelah Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Ramadhan Sananta Dilirik Klub Liga Jerman