Muhammad Ilham Baktora
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pernyataan kepada pewarta usai mendaftarkan diri menjadi bakal calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Minggu (15/1/2023). (ANTARA/Michael Siahaan)

Gol.bolatimes.com - Calon Ketum PSSI, Erick Thohir mengatakan akan tetap menjaga komunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Masa depan Shin Tae-yong akan lebih baik jika Erick Thohir terpiliha sebagai Ketum.

Shin Tae-yong juga akan diberikan fasilitas olahraga yang mumpuni untuk mengembangkan skill dan permainan skuad Garuda, kata Erick.

"Kita tak bisa membentuk Timnas Indonesia yang telah berkembang saat ini. Kita melihat apa yang mereka butuhkan saat ini. Shin Tae-yong merupakan pelatih bagus," terang Erick Thohir dikutip dari Suara.com, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga:
5 Pelatih yang Paling Sering Kalahkan Shin Tae-yong selama Kariernya

Lebih lanjut, fasilitas latihan ikut menentukan bagaimana kemampuan para skuad Garuda terbentuk.

"Kita juga butuh dukungan yang lebih besar. Kita tidak punya fasilitas latihan yang cukup, seperti ketika udara berubah panas atau dingin. Ini penting agar mereka lebih siap beradaptasi," kata Erick.

Erick Thohir juga mengatakan bahwa Shin Tae-yong membutuhkan sumber daya manusia untuk membentuk performa tim. Hal ini juga akan dikomunikasikan dengan Shin Tae-yong untuk mecapai tujuannya di Timnas Indonesia.

Baca Juga:
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Indonesia Disebut karena Park Hang-seo

Selain itu, jadwal dan roadmap pertandingan Timnas Indonesia harus dibuat strategi yang terukur. Erick juga mengusulkan untuk penerapan yang lebih baik saat ada FIFA Matchday.

"Timnas Indonesia harus menyiapkan strategi yang baik tentu itu untuk memaksimalkan roadmap yang disediakan FIFA. Kita butuh pembentukan tim dan tentu pemain butuh pertandingan," katanya.

Untuk diketahui, Shin Tae-yong masih memiliki kontrak dengan Timnas Indonesia di tahun ini. Pada 31 Desember 2023, masa baktinya akan habis. Meski begitu belum ada kepastian dengan nasib pelatih 52 tahun ini di Timnas Indonesia.

Baca Juga:
Alasan Shin Tae-yong Bertahan Tukangi Timnas Indonesia, Dua Diantaranya Adalah untuk Keluarga