Gol.bolatimes.com - Selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang kerap mendapatkan kritik dari pelatih-pelatih yang berkarier di Liga 1.
Sebagian besar kritik ini dilayangkan kepada Shin Tae-yong terkait dengan pemanggilan pemain untuk mengikuti TC Timnas Indonesia.
Ada pula yang merasa heran dengan metode latihan STY yang lebih mengandalkan latihan fisik saja alih-alih fokus mematangkan taktik.
Berikut Bolatimes.com menyajikan daftar nama pelatih yang pernah mengkritik Shin Tae-yong selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Mantan pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, juga pernah merasa jengkel kepada Shin Tae-yong yang memanggil pemainnya untuk mengikuti TC Timnas Indonesia.
Milo merasa geram dengan cara latihan STY yang hanya memberikan materi kebugaran dan latihan fisik semata selama TC bersama Timnas Indonesia.
Padahal, menurut Milomir Seslija, para pemainnya dalam kondisi kebugaran yang bagus sehingga tak perlu digembleng dengan latihan fisik.
2. Paul Munster
Mantan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, juga sempat mengirimkan kritik untuk Shin Tae-yong. Penyebabnya ialah keputusan Shin Tae-yong memanggil dua nama pemain.
Baca Juga:
Bak Cenayang, Ini Deretan Ramalan Jose Mourinho yang Jadi Kenyataan
Kedua pemain tersebut ialah Evan Dimas dan Adam Alis. Paul Munster merasa heran karena STY memanggil dua pemain yang tak mendapat menit bermain reguler di Bhayangkara FC.
Padahal, dua pemain tersebut akan memperkuat Timnas Indonesia yang akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2023.
Fakhri Husaini menjadi salah satu pelatih lokal yang pernah mengkritik kinerja Shin Tae-yong. Bahkan, ia sempat menolak saat diminta menjadi asisten pelatih STY di Timnas Indonesia.
Menurut Fakhri Husaini, juru racik asal Korea Selatan itu sejatinya tak jauh lebih hebat ketimbang dirinya. Dia pun menyebut bahwa Timnas Indonesia sebaiknya ditangani pelatih lokal saja.
4. Thomas Doll
Yang terbaru, Thomas Doll menjadi pelatih yang paling sering melayangkan kritik untuk pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Hal ini utamanya berkaitan dengan pemanggilan pemain.
Thomas Doll merasa bahwa program pemusatan latihan (TC) jangka panjang yang dirancang Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia U-20 sangat merugikan tim-tim Liga 1.
Pasalnya, ada nama sembilan pemain Persija Jakarta yang harus meninggalkan klub selama sebulan lebih untuk persiapan Piala Asia U-20 2023.
Dengan demikian, para pemain Persija itu dipastikan tak bisa memperkuat Macan Kemayoran karena harus absen karena agenda tim nasional.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan