Gol.bolatimes.com - Lecce vs Roma: ulangi kenangan indah 2020 atau memori buruk 2012? Pertandingan lanjutan Serie A Italia pekan ke-22 akan mempertemukan Lecce vs Roma di Stadion Via de Mare, Minggu (12/2) dinihari WIB.
Kedua tim terpaut 23 poin di klasemen Serie A Italia. Roma saat ini berada di peringkat ke-4 dengan koleksi 40 poin. Sementara Lecce berada di posisi ke-15 dengan meraih 23 poin.
Bagi tuan rumah Lecce, kemenangan memang menjadi misi khusus. Hal ini lantaran dari 5 laga terakhir, anak asuh Marco Barono hanya mampu meraih 1 kemenangan.
Kemenangan terakhir yang dirasakan Lecce terjadi saat mereka menang 2-1 atas Salernitana pada 16 September 2022. Setelah itu, tim berjuluk Salentini hanya mampu meraih hasil imbang dan kalah pada periode 2022.
Sementara di sisi lain, anak asuh Jose Mourinho cukup on fire di lima laga terakhir. Merkea hanya mengalami kekalahan satu kali dan satu kali imbang, sisanya meraih kemenangan.
Dari statistik pertemuan kedua tim sepanjang sejarah, AS Roma belum saja jemawa. Dari lima laga terakhir, AS Roma mampu meraih 4 kali kemenangan.
Pada 23 Februari 2020, AS Roma bahkan mampu pesta gol ke gawang Lecce. Empat gol mampu dilesakkan ke gawang Lecce saat itu.
Roma yang saat itu dilatih oleh Paulo Fonseca tampil perkasa atas Leece. Bermain di Stadion Olimpico, empat gol Il Lupi diukir oleh Cengis Under, Edin Dzeko, Aleksandar Kolarov dan Henrikh Mkhitaryan.
Meski di atas kertas, AS Roma unggul dalam rekor pertemuan. Namun pada 2011, Lecce jadi mimpi buruk bagi AS Roma.
Pada 7 April 2012 bertempat di Stadion Via de Mare, Lecce meraih kemenangan meyakinkan 4-2 atas Roma. Empat gol Lecce saat itu dilesakkan oleh brace Luis Muriel dan David de Michele.
Baca Juga:
Hasil Liga Italia Semalam: AS Roma Taklukkan Empoli, Atalanta Tumbang Lawan Sassuolo
Roma yang kala itu dilatih oleh Luis Enrique membalas oleh dua gol dari Bojan Krkic dan Erik Lamela.
Menarik untuk melihat laga dini hari nanti antara Leece vs Roma, apakah akan tercipta kenangan indah di 2020 atau justru terulang memori buruk di 2012?
Berita Terkait
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Juventus Cuma Imbang Lawan Reggiana: Igor Tudor Tetap Puas, Kok Bisa?
-
Jersey AS Roma 2025/2026: Kembali ke Masa Keemasan Era 2000-an
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
-
Ngeri! Striker Keturunan Pencetak 485 Gol Direkrut Lecce
-
Klub Serie A Italia Sampaikan Duka Mendalam Atas Kepergian Diogo Jota
-
Rekap Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Klub Serie A Italia: Jay Idzes Masih Gantung
-
Buffon Tolak Mourinho, Pilih Gattuso! Drama Panas di Balik Kursi Pelatih Italia
-
Belum Pulih 100 Persen, Radja Nainggolan Baru Bisa Debut di BRI Liga 1 Pada Tahun Depan
-
Radja Nainggolan Perkuat Bhayangkara FC, Ini Kalkulasinya
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan