bolatimes.com - Pelatih Jeonnam Dragons Lee Jang-kwan menanggapi kekalahan besar timnya dari Gyeongnam FC di K-League 2, Minggu (5/3/2023).
Pada laga yang digelar di Stadion Gwangyang, Jeonnam Dragons dipecundangi tuan rumah dengan lima gol tanpas balas.
Bek Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam dimainkan sebagai starter pada laga tersebut. Namun, dia harus meninggalkan lapangan pada menit ke-25.
Asnawi Mangkualam diusir oleh wasit karena melanggar kaki lawan. Wasit memberikan kartu merah kepada Asnawi setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR).
Bermain dengan 10 pemain, Jeonnam Dragons tak kerepotan menghadapi lawan. Alhasil, kebobolan lima gol lewat tendangan Ki-jong Won (16', 61'), Gleyson (66'), Park Jae-Hwan (73') dan Guilherme (79').
Selepas laga, pelatih Jeonnam Dragons Lee Jang-kwan buka suara. Ia menegaskan, kekalahan ini bukan karena kesalahan pemain termasuk Asnawi Mangkualam yang dapat kartu merah.
"Kekalahan hari ini bukan salah Asnawi. Saya juga memberi tahu para pemain, 'Saya bertanggung jawab sebagai manajer,'" terangnya dikutip dari Best Eleven, Senin (6/3).
Lee Jang-kwan mengatakan masih ada pertandingan lain yang harus dihadapi. Ia berharap skuadnya mampu bangkit dan meraih kemenangan.
"Ada waktu satu minggu. Saya ingin (pemain) pulih secara mental. Saya tidak ingin menegur para pemain. Saya ingin para pemain fokus pada pemulihan," ungkapnya.
Di laga selanjutnya, Jeonnam Dragons akan menghadapi Seoul E-Land. Duel dijadwalkan berlangsung di Stadion Mokdong, 11 Maret mendatang.
Baca Juga
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan
-
Thomas Doll Awalnya Ngira Indonesia Biasa Saja, Ternyata Banyak Talenta yang Layak Main di Liga Jerman
-
Disindir Netizen dengan Sebutan Pelatih Tarkam, Bima Sakti: Saya Tidak Baper
-
Buntuti Old Trafford, SUGBK Masuk Daftar 10 Stadion Terbaik Dunia versi Media Inggris
-
Status Kewarganegaraan Cyrus Margono Terkuak, Segera Bela Timnas Indonesia?