hitekno.com - Raksasa LaLiga Barcelona saat ini tengah dihadapkan pada situasi sulit. Barcelona tengah digoyang skandal dugaan suap kepada wakil presiden komite wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.
Terbaru, PSSI-nya Spanyol, RFEF akhirnya buka suara terkait skandal ini yang membuat nama mereka dikabarkan ikut terseret.
Saat ini kasus yang dikenal dengan sebutan skandal Negreira itu sudah sampai ke penyilidikan dari otoritas hukum Spanyol setelah pihak jaksa resmi mengajukan tuntutan.
Sekjen RFEF, Andreu Camps mengatakan bahwa pihaknya baru buka suara setelah proses penyelidikan telah resmi dijalankan oleh Kantor Kejaksaan Spanyol untuk kemudian diproses oleh Pengadilan Pemeriksa Nomor 1 yang berlokasi di Madrid, Spanyol.
"Setelah menganalisis situasinya, RFEF telah mengirimkan laporan departemen intergritas federasi dan semua dokumen yang mendukung surat tersebut kepada Direktur Integritas UEFA," kata Camps dalam pernyataan resmi seperti dilansir dari Diario AS
Menurut Camps, pihaknya juga sudah menjalin komunikasi dengan UEFA dan menyatakan komitmen untuk mendukung semua proses penyelidikan pada kasus ini.
"Perlu ditegaskan kembali komitmen RFED yang tidak perlu dipertanyakan lagi dalam masalah ini. Kami siap berkolaborasi setiap saat dan membantu semua pihak menyelesaikan masalah ini," ucap Camps.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum Spanyol resmi mendakwa klub Liga Spanyol, Barcelona dengan tuduhan suap kepada mantan wakil presiden komite wasit Jose Maria Enriquez Negreira.
Penuntut umun menuduh klub berjuluk Blaugrana tersebut memiliki hubungan spesial dengan imbalan uang kepada Negreira.
Timbal balik ini yang membuat Negreira diduga mengambil keputusan menguntungkan Barcelona atas keputusan wasit.
Pihak penuntut menyebut bahwa Barcelona membayarkan uang sebesar 6,46 juta poundsterling kepada DASNIL dan NILSAT, dua perusahaan milik Negreira.
Menurut laporan El Mundo, Barcelona bisa menghadapi tuntutan hukum sangat besar atas dugaan suap kepada Negreira. Dua mantan presiden Barca, Sandro Rosell dan Josep Bartomeu serta mantan direktur Oscar Grau dan Albert Soler terancam tuntutan hukuman 4 tahun penjara.
Sebelumnya, presiden Barcelona saat ini Joan Laporta menegaskan bahwa skandal Negreira tidak terikat dengan kepengurusan klub saat ini dan membantah Barcelona membayar wasit.
Terpopuler
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
Terkini
-
Tak Jadi Susul Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Pelatih Thailand Minta Maaf
-
Asnawi Mangkualam Ditawarkan ke Tottenham Hotspur, Dianggap Lebih Baik dari Bek Kanan Brasil Ini
-
Usai Dicoret Timnas Belanda U-21, Justin Hubner Kembali Lempar Kode untuk Indonesia
-
Tak Hafal Lagu Kebangsaan, Media Malaysia Bandingkan Nasionalisme Pemain Naturalisasinya dengan Indonesia
-
Lionel Messi Tak jadi Datang ke Indonesia, Pelatih Argentina Beberkan Alasannya