Muhammad Ilham Baktora
Tangkapan layar unggahan KMSK Deinze yang menulis kata 'punten' yang diduga diartikan maaf oleh netizen Indonesia. (Instagram/@kmskdeinize).

Gol.bolatimes.com - KMSK Deinze, tim yang menjadi pelabuhan baru wonderkid Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan mendapat sorotan di Instagram baru-baru ini.

Hal itu menyusul narasi yang diunggah berupa kata punten yang jika diartikan dalam bahasa sunda adalah 'maaf' atau 'permisi'. Meski bukan arti sebenarnya, netizen Indonesia membalas unggahan itu dan meminta klub memainkan mantan gelandang Persebaya Surabaya di pertandingan ke depan.

Seperti diketahui, Marselino Ferdinan lagi-lagi hanya menjadi penghangat kursi cadangan. KMSK Deinze yang menghadapi Lommel di lanjutan Liga 2 Belgia musim 2022/2023 bermain imbang saat menjamu Lommel dengan skor 1-1.

Baca Juga:
Sah! Komisi X DPR RI Setuju dengan Proses Naturalisasi Tiga Pemain Keturunan, Siap Tampil di Piala Dunia U-20 2023 Nih

Dalam pertandingan itu, pelatih KMSK Deinze, Marc Grosjean banyak menurunkan penyerang. Namun hal itu tak membuat perubahan hingga laga berakhir imbang.

Hasil tersebut, diunggah di lama Instagram KMSK Deinze, bahwa pertandingan berakhir imbang. Dalam caption foto, admin akun tersebut juga menjelaskan bahwa kedua tim hanya berbagi poin.

"De punten worden gedeeld vandaag," tulus @kmskdeinze dikutip Senin (20/3/2023).

Baca Juga:
2 Negara Amerika Latin yang Pernah Jadi Lawan Timnas Indonesia, Akankah Argentina Menyusul?

Unggahan tersebut mayoritas dibalas oleh netizen Indonesia. Kata 'punten' yang tertulis di caption foto dianggap sebagai kata permintaan maaf oleh netizen.

"Mangga dihapunten [dimaafkan]," balas @f.arh***.

"Punten, silahkan," tulis @aidil****.

Baca Juga:
Indonesia Kecolongan, Singapura Justru Lebih Dulu Lawan Timnas Argentina

"Punten teros, ga pernah menang," kata @wsnpra***.

Dari sekian balasan netizen, mereka juga meminta tim memberikan kesempatan main yang lebih lama bagi Marselino. Bukan tanpa alasan, tak banyaknya menit bermain yang diberikan akan berimbas dengan kemampuannya ke depan.

Tak sedikit yang meminta Marselino untuk kembali ke Indonesia yang pasti mendapat jam terbang lebih layak. Hal itu juga sejalan dengan pemanggilan Shin Tae-yong terhadap Marselino ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia U-20.