Galih Prasetyo
Eks pemain Persiwa Marc Orland Etogou yang 10 tahun menunggu gaji yang belum dibayar (fifpro.org)

Gol.bolatimes.com - Namanya Marc Orland Etogou, ia kelahiran Kamerun dan merintis karier sepak bola di Indonesia. Etogou datang ke Indonesia pada 2004. Saat itu ia bergabung ke PSM Makassar.

Pemain yang saat ini berusia 41 tahun tersebut kemudian bergabung ke klub Bali, Persegi Gianyar pada 2007. Setelahnya, pemain berposisi penyerang itu membela klub Indonesia lainnya seperti Mitra Kukar, Persikota dan Persiwa.

Namun keinginan untuk bisa mendapatkan penghasilan lebih dengan menjadi pesepak bola Indonesia tak sesuai harapan Etogou. Seperti dilansir dari laporan FIFPro, Etogou selama 10 tahun menunggu gaji yang ditunggak oleh Persiwa.

Baca Juga:
Mengenang Kehebatan Persiwa Wamena yang Berjulukan Si Jago Kandang hingga Raih Runner-up ISL 2008

Cerita 10 tahun menunggu gaji yang belum dibayarkan oleh Persiwa berawal dari 2013. Saat itu, Otagou tidak mendapat haknya dari Persiwa. Ia pun sampai mengadu ke federasi sepak bola dunia, FIFA.

Oleh pihak FIFA pada 2015 diputuskan bahwa Persiwa Wamena wajib membayarkan gaji kepada Etogou. Pada putusan yang diberikan, FIFA juga mengancam soal degdradasi kepada Persiwa jika hak Etogou tidak dibayarkan.

Namun sayangnya hingga 10 tahun, hak dari Etogou belum juga dibayarkan. Selama 10 tahun juga Etogou berusaha memperjuangkan haknya.

Baca Juga:
Begini Komentar Supardi Jelang Laga Penentu Lawan Persiwa Wamena

"Saya menghubungi manajemen Persiwa tapi mereka tidak menjawab saya," ucapnya.

Selain tidak mendapat gaji, Etogou juga mengaku mendapat ancaman dari pihak Persiwa.

"Mereka bahkan mengancam saya dengan deportasi. Setelah ancaman itu, saya membawa kasus ini ke FIFA," ungkapnya.

Baca Juga:
Protes ke PSSI, Persiwa Wamena Ingin Persib Bandung Dihukum WO

"Teakhir saya hubungi pihak Persiwa pada 2018, tapi katanya alamat sudah berganti. Saya kesulitan mendapatkan detail kontak untuk alamat baru mereka," sambungnya.

Tidak hanya Etogou, pihak FIFA pada 28 November 2018 juga sempat menghubungi PSSI untuk mempertanyakan pembayaran gaji yang harus dilakukan Persiwa.

29 November 2018, PSSI sempat mengeluarkan surat rekomendasi kepada Persiwa agar segera menyelesaikan gaji Etogou sesuai dengan hasil keputusan Dewan Penyelesaian Sengketa (DRC) FIFA.

Baca Juga:
Fasilitas GBLA Tak Layak, Laga Persib Bandung vs Persiwa Wamena Ditunda

"Tapi jujur sampai hari ini saya belum bertemu dengan siapa pun dari manajemen Persiwa," ujar Etogou.

Etogou juga tidak bergerak sendirian, Persatuan Pemain Indonesia, APPI juga sudah mengirimkan surat kepada PSSI agar mendesak Persiwa mematuhi putusan DRC FIFA.

"Setelah membaca surat FIFA, saya menghubungi APPI. Mereka mencoba membantu saya dan membawa kasus ini ke PSSI, tapi saya masih belum mendapat gaji yang belum dibayar,"

Saat ini Etogou sudah memiliki status warga negara Indonesia (WNI). Ia sudah tinggal di Indonesia hampir 19 tahun. Ia juga sudah pensiun dari sepak bola.

"Saya bertemu istri saya dan menikah di sini. Saya memiliki dua anak laki-laki. Mereka akan segera mendapat identitas Indonesia seperti saya,"

"Saya telah pensiun dari sepak bola dan sekarang bekerja dengan istri saya. Kami melakukan semua yang kami bisa untuk bertahan hidup dan melanjutkan hidup kami,"

Meski begitu, Etogou menegaskan bahwa ia masih sangat berharap haknya dari Persiwa. Ia pun meminta PSSI untuk bisa bersikap tegas menyelesaikan masalah ini.

"Saya pikir PSSI harus adil. Mereka tidak selalu bisa membela klub, mereka juga harus membela para pemain. Mereka harus membantu menyelesaikan masalah ini," harapnya.

"Saya berharap ketua umum dan kepengurusan PSSI yang baru dapat membantu saya menyelesaikan masalah ini,"