Gol.bolatimes.com - PSSI-nya Argentina, AFA resmi mengganti nama pemusatan latihan tim Tango. Komplek pemusatan latihan Argentina kini memiliki nama Lionel Andres Messi.
Pemusatan latihan yang berlokasi di Ezeiza, 50 kilometer selatan Buenos Aires diberi nama Lionel Messi sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan pemain PSG itu dengan mengantarkan tim Tango meraih gelar Piala Dunia 2022.
Pemberian nama kamp latihan timnas Argentina itu dilakukan pada akhir pekan lalu dengan dihadiri para pemain Argentina serta Lionel Messi.
Baca Juga:
Kang Seong-jin Ingin Ulangi Rekor Lionel Messi dan Sergio Aguero di Piala Dunia U-20
Sebelum berganti nama menjadi Lionel Messi, pemusatan latihan timnas Argentina menyandang nama Julio Grondona yang diambil dari nama eks ketum AFA yang wafat pada 2014 lalu.
Perubahan pergantian nama pemusatan latihan timnas Argentina juga dihadiri sejumlah mantan pemain seperti Fernando Gago, Mariano Andujar serta Javier Mascherano.
Messi pada kesempatan itu meletakkan plakat bertuliskan namaya bersama dengan ketum AFA, Claudio Tapia.
"Komplek Perumahan Olahraga Ezeiza Lionel Andres Messi, nama yang dilembagakan oleh komite eksekutif AFA yang terhormat untuk simbol dan bagian mengagumkan dari tim nasional Argentina," tulis plakat tersebut.
Lionel Messi mengaku merasa bangga bahwa namanya kemudian diabadikan menjadi tempat pemusatan latihan Argentina.
"Saya adalah salah satu dari mereka yang berpikir bahwa ini menjadi bagian dari karier. Ini sangat istimewa bagi saya karena arti besar dari tempat ini. Saya telah datang ke tempat ini hampir 20 tahun lalu, sejak hari pertama saya masuk saya mendapat energi yang sangat istimewa. Ini tempat yang sensaional," ujar Messi seperti dilansir dari Andina.pe
Baca Juga:
Pintu Nou Camp Selalu Terbuka untuk Lionel Messi
"Saya mengalami masa-masa sulit, sangat buruk dengan tim nasional, tetapi setiap kali saya datang ke sini saya merasakan kebahagiaan," jelasnya.
Tempat pemusatan latihan Argentina memiliki luas 48 hektar lebih dan terletak di jalan raya utama Ricchieri serta hanya beberapa meter dari bandara internasional Ezeiza.
Baca Juga:
Akhir Tragis Bojan Krkic, The Next Messi yang Pilih Pensiun Dini di Usia 32 Tahun
Berita Terkait
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Luis Enrique Mengaku Bingung Hadapi Tottenham Hotspur di Piala Super Eropa
-
Dari Blunder Fatal ke Pahlawan Adu Penalti: Debut Penuh Drama Lucas Chevalier
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Lucas Chevalier Jadi Pahlawan! PSG Raih Piala Super Eropa Pertama
-
Donnarumma ke Man City atau Bayern? Masa Depan Kiper PSG Tergantung Ederson
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Bukan Soal Gaji, Inilah Titik Lemah Donnarumma yang Bikin PSG Rekrut Lucas Chevalier
-
Siapa Kendry Paez? Wonderkid Chelsea yang Disebut Bisa Lampaui Lionel Messi
Terkini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Cetak Brace, Pemain Keturunan Jawa Bawa Chelsea Menang 5-0 atas Wrexham AFC
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan
-
Thomas Doll Awalnya Ngira Indonesia Biasa Saja, Ternyata Banyak Talenta yang Layak Main di Liga Jerman
-
Disindir Netizen dengan Sebutan Pelatih Tarkam, Bima Sakti: Saya Tidak Baper