Gol.bolatimes.com - Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo membongkar strategi jitu mengalahkan kompatriotnya, Timnas Indonesia di semifinal Piala AFF 2022. Vietnam nyaris tak pernah menang selama 26 tahun di gelaran Piala AFF.
Dilansir dari Soha, Kamis (12/1/2023), Park Hang-seo menyebut bahwa Timnas Indonesia lemah ketika lawan bermain dengan umpan-umpan panjang. Hal ini yang menjadi resep pelatih 65 tahun itu bisa membungkam Indonesia di leg kedua semifinal.
"Gol pertama Nguyen Lien Tinh adalah hasil analisis kami. Bola-bola atas cukup lemah dimanfaatkan bek, apalagi saat itu mereka [pemain Indonesia] kehilangan posisinya dalam sejumlah momen," ungkap Park Hang-seo.
Di sisi lain kekompakan para pemain ketika di lapangan memicu kekuatan tim bertambah. Termasuk membuat pertahanan kuat d lini belakang.
Hal itu juga berhasil membungkan skuad Garuda untuk melepas tendangan. Dari catatan Soha, Indonesia memiliki 9 tendangan namun tidak ada yang mengarah ke gawang sama sekali.
Berbeda dengan Vietnam yang mengemas 14 tendangan dan lima diantaranya mengarah tepat ke gawang.
Park Hang-seo juga mengatakan bahwa Indonesia di tangan Shin Tae-yong merupakan tim yang bermain bertahan. Untuk serangan skuad Garuda akan menggunakan serangan balik cepat ketika mendapat bola.
"Kami menganalisis Indonesia secara detail. Mereka adalah tim dengan tipikal bertahan dan menyerang balik," sebut dia.
Tak hanya itu, pemain-pemain Indonesia cepat panik ketika mendapat tekanan. Hal itu yang dimanfaatkan oleh Park Hang-seo untuk membuat konsentrasi Marc Klok dkk buyar.
Terlihat saat Marc Klok kesulitan mendapat bola dengan tekanan yang dibuat oleh Doan Van Hau. Hal ini menjadi kunci bagi Park Hang-seo mengalahan Indonesia di kandang.
Baca Juga:
Beda Pendapat dengan Shin Tae-yong, Pelatih Thailand Sebut Stadion My Dinh Masih Bagus
Kemenangan Vietnam atas Indonesia, memecah kutukan 26 tahun Vietnam selalu tumbang oleh skuad Garuda.
Selanjutnya, Vietnam akan melanjutkan perjalanannya meraih trofi Piala AFF 2022 melawan Thailand. Vietnam akan menjamu skuad Gajah Perang di Stadion My Dinh, Jumat (13/1/2023).
Tiga hari berselang, tepatnya 16 Januari 2023, Thailand yang giliran menjamu Vietnam ke Stadion Thammasat. Pertandingan final tersebut menggunakan sistem tandang, sehingga mencetak banyak gol di leg pertamanya penting bagi Vietnam.
Berita Terkait
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Sepak Terjang Pham Ly Duc Pemain Vietnam U-23 yang Sikut Rahmat Arjuna
-
Profil Nguyen Cong Phuong Pencetak Gol Pertama Vietnam ke Gawang Indonesia U-23
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Doa untuk Kemenangan Timnas Indonesia U-23
-
Kick Off Malam Ini! Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam U-23
-
Imbas STY Tak Lagi Latih Timnas Indonesia, Media Korea Putar Arah Dukung Vietnam
-
Prediksi Final Piala AFF U-23 2025: Indonesia vs Vietnam U-23, Siapa Raja Baru ASEAN?
-
Provokasi Vietnam Jelang Final Piala AFF U-23 2025, Nama Pemain Persib Terseret
-
Jadwal Indonesia vs Vietnam U-23: Garuda Muda Juara Piala AFF U-23 2025
-
Vietnam U-23 Siap Habis-habisan di AFF U-23 2025: Ancaman Serius untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan