Gol.bolatimes.com - Berikut daftar pelatih asal Jepang yang cocok menjadi pelatih Timnas Indonesia andai Shin Tae-yong dilengserkan dari jabatannya.
Bukan rahasia lagi jika masa depan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia tengah menjadi perbincangan di kalangan pendukung dan juga federasi sepak bola Tanah Air, PSSI.
Pasalnya, kegagalan di Piala AFF 2022 menjadi biang keroknya, di mana juru taktik berusia 52 tahun itu kembali gagal membawa skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, menjadi juara.
Usai hampir menjadi juara pada Piala AFF 2020 lalu, Shin Tae-yong gagal mereplika pencapaiannya itu di edisi 2022 ini usai kalah agregat 0-2 dari Vietnam di babak semifinal.
Atas hasil ini, PSSI pun berniat melakukan evaluasi terhadap kinerja Shin Tae-yong yang telah menukangi Timnas Indonesia sejak awal tahun 2020.
Di sisi lain kontrak eks pelatih Timnas Korea Selatan itu pun akan habis pada Desember 2023 nanti, sehingga masa depannya pun menjadi tak menentu.
Andai Shin Tae-yong dipecat atau kontraknya tak diperpanjang, PSSI pun akan mencari pelatih lainnya untuk menukangi Timnas Indonesia.
Dengan asumsi bahwa pelatih asal Asia Timur cocok dengan Timnas Indonesia, bisa saja PSSI menunjuk pelatih asal Jepang yang punya rekam jejak apik belakangan ini.
Jika hal itu menjadi kenyataan, siapa saja pelatih asal Jepang yang cocok menukangi Timnas Indonesia? Berikut daftarnya.
Baca Juga:
Aksi Gila Eks Striker Chelsea Andre Schurrle, Naik Gunung Bersalju dengan Kondisi Setengah Telanjang
Keisuke Honda dianggap sebagai salah satu pelatih Jepang yang punya potensi. Namanya pun diperbincangkan layak menukangi Timnas Indonesia kelak.
Apalagi dengan kiprahnya yang berhasil mengubah wajah Kamboja menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala AFF dalam dua edisi terakhir.
2. Toru Oniki
Nama Toru Oniki merupakan salah satu nama asing di telinga penikmat sepak bola Indonesia. Maklum saja, ia berkiprah di Jepang dengan menukangi Kawasaki Frontale.
Pelatih berusia 48 tahun ini layak menjadi kandidat karena dirinya berhasil membuat Kawasaki Frontale menjadi kampiun Liga Jepang atau J League empat kali dari enam musim terakhir.
Akira Nishino merupakan mantan pelatih Timnas Thailand periode 2019-2021. Ia sempat dicap gaga selama menukangi Gajah Perang.
Tapi pria asal Jepang ini punya rekam jejak apik dengan pernah menjuarai Liga Champions Asia 2008 dan membawa Jepang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan