Gol.bolatimes.com - Timnas Indonesia U-20 akan melakoni pertandingan kedua babak fase grup Piala Asia U-20 2023 melawan Suriah. Laga Indonesia vs Suriah akan berlangsung di Stadion Lokomotiv pada Sabtu 4 Maret 2023.
Suriah memang berstatus sama dengan Timnas Indonesia di laga pertama babak fase grup A, sama-sama mengalami kekalahan. Kedua tim sama-sama kalah dua gol tanpa balas.
Kedua tim tentu saja sama-sama mengusung misi meraih kemenangan agar bisa memperpanjang nafas di Piala Asia U-20 2023.
Pelatih Shin Tae-yong harus benar-benar mempunyai taktik jitu demi bisa meredam permainan Suriah. Setidaknya ada dua pemain Suriah yang sekarang berkarier di Eropa bisa menjadi ancaman nyata untuk Timnas Indonesia.
Pemain pertama yang jadi ancaman nyata bagi timnas Indonesia ialah Mustafa Abdullatif. Pemain bernomor punggung 20 berposisi sebagai gelandang serang itu berkarier di klub Bundesliga, Hertha BSC II.
Secara statistik di level klub, Abdullatif cukup mentereng. Di musim ini, Abdullatif telah ukir 18 caps dengan torehkan 4 gol dan 1 assist untuk tim muda Hertha Berlin.
Memiliki keturunan Jerman, karier Abdullatif dimulai saat ia menimban ilmu di akademi TeBe Youth pada 2015. Dari klub itu, ia meruskan karier di Hertha Berlin sampai sekarang.
Sayangnya pada laga perdana Suriah di Piala Asia U-20 2023 pelatih Mark Wotte hanya menempatkan dia sebagai pemain pengganti. Jika Wotte menempatkannya sejak menit awal laga, Abdullatif menjadi sangat berbahaya bagi pertahanan Indonesia.
Pemain kedua yang jadi ancaman untuk Timnas Indonesia adalah full back kiri Annas Al-Hardan. Pemain berusia 18 tahun ini tercatat menjadi bagian dari klub Denmark, Aalborg BK U-19.
Sama seperti Abdullatif, Al-Hardan pun di level klub memiliki statistik cukup moncer. Ia 12 kali bermain untuk Aalborg U-19 di musim ini.
Baca Juga:
Gelandang Timnas U-20 Ungkap 3 Hal yang Perlu Diperbaiki Skuadnya demi Kalahkan Suriah
Memiliki kecepatan dan kemampuan naik membantu skema menyerang, Al-Hardad sudah ukir 2 assist untuk Aalborg BK U-19. Sayangya di laga perdana Suriah melawan Uzbekistan, Al-Hardan tidak dimainkan oleh Mark Wotte.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan