Gol.bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memperlihatkan reaksi yang kocak saat pertama kali berjumpa dengan pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, pada pemusatan latihan (TC) persiapan FIFA Matchday.
Reaksi lucu yang ditampilkan Shin Tae-yong ini terjadi ketika para pemain Timnas Indonesia bersalaman dengan pelatih asal Korea Selatan itu pada hari pertama pemusatan latihan (TC).
Sebagai informasi, sesi latihan perdana skuad Merah Putih ini berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023) sore hari WIB.
Dalam momen tersebut, saat pertama kali bertemu dengan Riko Simanjuntak, Shin Tae-yong tampak kaget dengan tinggi badan pemain berusia 31 tahun tersebut.
Sebagai informasi, Riko Simanjuntak memang dikenal sebagai sosok pemain mungil dengan tinggi badan yang mencapai 158 cm. Ketika melihat Riko, Shin Tae-yong langsung menarik pemain asal Pematangsiantar tersebut.
Eks-juru racik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu bahkan menyandingkan Riko Simanjuntak dengan penerjemahnya, Jeong Seok-seo alias Jeje.
Merespons aksi kocak yang dilakukan Shin Tae-yong tersebut, Riko dan Jeje hanya bisa tertawa terbahak-bahak.
Riko Simanjuntak merasa cukup senang dengan pemanggilannya ke Timnas Indonesia untuk melawan Burundi nanti. Ia pun berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Skuad Garuda di FIFA Matchday 2023 nanti.
"Saat ini saya menjadi orang yang beruntung, karena kembali dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional,” kata Riko dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.
“Tentu saya akan berusaha dan bekerja keras untuk menjalankan taktik dan strategi yang diinginkan Coach (Shin Tae-yong). Saya akan memberikan segalanya untuk timnas,” sambungnya.
Baca Juga:
Sempat Bilang 'Lucu', Ini Momen Stefano Lilipaly saat Bertemu Shin Tae-yong di TC Timnas Indonesia
Terakhir, Riko Simanjuntak mendapatkan kesempatan bermain untuk Timnas Indonesia pada empat tahun lalu di mana dirinya menjadi starter dalam laga melawan Vietnam di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Dengan kata lain, ini adalah kesempatan pertama yang diberikan Shin Tae-yong untuk Riko Simanjuntak sejak menjadi pelatih Timnas Indonesia pada akhir 2019.
Sebagai informasi, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Burundi pada 25 dan 28 Maret 2023 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Sebanyak 28 pemain dipanggil Shin Tae-yong termasuk di dalamnya ada nama Riko Simanjuntak untuk ajang tersebut.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Pemain asal Mali Jadi Raja Tarkam di Indonesia, Bayaran Per Laga Rp 2-4 Juta
-
Xavi Hernandez Full Senyum, Barcelona Tampilkan Permainan Terbaik di Laga Pramusim
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Barcelona Malam Ini
-
Beda Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda, Cuma Satu yang Promosi ke Tim Utama
-
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Elkan Baggott Berpeluang Batal Dipinjamkan, Rafael Struick Masuk Tim Utama
-
Hasil Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Indonesia vs Brunei Darussalam, Singapura vs Guam
-
Pesan Striker Timnas Indonesia U-19 Jelang Hadapi Thailand di Semifinal Piala AFF U-19 Wanita 2023
-
Beda Nasib dengan Asnawi Mangkualam, Striker Vietnam Sulit Bersinar di Kampung Halaman Shin Tae-yong
-
Pujian Selangit Eks Pelatih Timnas untuk Jebolan Garuda Select yang Cetak Gol Debut di BRI Liga 1
-
Klub Eropa Umumkan Lepas Bek Jebolan Timnas Indonesia U-20, Keadaan Keluarga Jadi Alasan