Muhammad Ilham Baktora
Kiper Timnas Indonesia U-22, Nadeo Argawinata. [@nadeowinataa / Instagram]

Gol.bolatimes.com - Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata meminta rekan setimnya mewaspadai cara bermain Filipina yang akan bertemu pada pertandingan akhir Grup A Piala AFF 2022.

Skuad Garuda harus berhati-hati terhadap gaya bermain bola atas atau long ball yang biasa diterapkan tim asuhan Josep Ferre. Terlebih lagi pemain Filipina memiliki postur tubuh tinggi.

"Filipina kita tahu mereka punya postur yang bagus, tinggi besar juga. Apalagi bermain di lapangan ini. Mereka tentu sangat paham kondisi lapangan. Saya prediksi mereka akan mengandalkan bola-bola di belakang kita dalam arti bola long ball," katanya dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (1/1/2023).

Baca Juga:
Profil Wout Faes, Pencetak Gol Bunuh Diri Leicester City yang Beri Liverpool Kemenangan

Lebih lanjut, Nadeo mengaku akan mengikuti taktik yang diberikan Shin Tae-yong. Selain itu mereka akan bermain di lapangan dengan rumput sintetis yang jarang dirasakan di Indonesia.

Uji coba Vietnam vs Filipina. (Dok. AFF)

"Jadi memang perlu adaptasi dengan adanya rumput sintetis di Filipina ini. Tapi kami akan tampil maksimal di sini," ujar dia.

Indonesia memiliki satu laga terakhir untuk memastikan lolos ke semifinal Piala AFF 2022. Hasil itu harus menang untuk menambah koleksi poin.

Baca Juga:
Waspada, Timnas Indonesia Bisa Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022 jika Dua Hal Ini Terjadi

Di sisi lain, Indonesia juga harus menunggu hasil pertandingan antara Thailand vs Kamboja. Kekalahan dari salah satu tim, bisa menjadi tiket untuk melaju ke semifinal Piala AFF 2022.

Saat ini, Indonesia menduduki peringkat dua klasemen sementara Grup A. Skuad Garuda mengoleksi 7 poin dan berusaha meraih tiga poin terakhir untuk bisa menjuarai Grup A.

Sementara lawan bebuyutannya, Thailand, masih berada di peringkat pertama dengan koleksi 7 poin. Thailand menempati posisi teratas hanya selisih gol dengan skuad Garuda.

Baca Juga:
Striker Timnas Indonesia Tertantang Bisa Gacor saat Tandang ke Filipina yang Gunakan Rumput Sintetis