Gagah Radhitya Widiaseno
Skuad Timnas Indonesia U-20 sedang berlatih jelang Piala Asia U-20 2023 (Dok. PSSI)

Gol.bolatimes.com - Salah satu mantan pemain Irak, Arkan Najeeb menyindir kondisi lapangan di Piala Asia U-20 2023 tak layak pakai. Hal ini sejalan dengan apa yang pernah diutarakan Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.

Pada gelaran Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong melihat kondisi lapangan latihan di Piala Asia cukup gersang. Ia pun heran bukan main.

"Jujur saya kurang mengerti dengan situasi ini, maksudnya ini turnamen Piala Asia. Sebelum turnamen kita sudah berlatih di sini," ucap Shin Tae-yong dikutip dari PSSI, Senin (27/2/2023).

Baca Juga:
Bawa Barcelona Kalahkan Real Madrid di Cop del Rey, Sergio Busquets Pecahkan Rekor Lionel Messi

"Saya tidak bisa bayangkan kita mendapat fasilitas latihan dengan kondisi lapangan yang seperti ini (kurang layak)," imbuh pelatih berusia 52 tahun ini.

Hal tersebut pun diakui oleh Arkan Najeeb kalau memang lapangan Piala Asia U-20 tak layak pakai.

“Sayangnya, tempat pelatihan di Uzbekistan terlihat menyedihkan. Apakah mungkin tim Asia berlatih di stadion yang bahkan tidak cocok untuk kuda,” kata Najeeb, dilansir dari Kooora.

Baca Juga:
Piala Asia U-20 bukan Tujuan Utama, Dirtek PSSI Harapkan Pemain Keturunan Bisa Merapat saat Piala Dunia U-20

“Kemudian juga beberapa pemain cedera, seperti yang terjadi pada salah satu pemain tim nasional Yordania,” lanjutnya.

Selain lapangan latihan, fasilitas penunjang lainnya yang diberikan tuan rumah juga dinilai cukup buruk.

Pria berusia 40 tahun itu menegaskan bahwa AFC wajib melakukan evaluasi agar ke depannya negara tuan rumah benar-benar siap untuk menggelar ajang sebesar itu.

Baca Juga:
Javier Tebas Sebut Barcelona Tak Bisa Rekrut Pemain Baru di Bursa Transfer Musim Panas

"AFC tidak berhasil memilih tuan rumah yang baik. Uzbekistan gagal menyelenggarakan acara sepak bola terbesar ketigai di Asia itu," jelas pria berusia 40 tahun tersebut.

"Organisasi buruk seperti keterlambatan di bandara, penyediaan bus yang tua untuk mengangkut tim, selain buruknya tempat pelatihan. AFC harus mengambil langkah-langkah baru dan menindaklanjuti semua rincian turnamennya," pungkasnya.